Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

1.700 Pelari Ikuti Merbabu Sky Run 2025

📅 Minggu, 07 Sep 2025, 18:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
1.700 Pelari Ikuti Merbabu Sky Run 2025 Doc: ANTARA
Ket. Para pelari mengikuti start Merbabu Sky Run 2025 di Magelang, Minggu (7/10/2025).

MAGELANG – Sebanyak 1.700 pelari mengikuti gelaran Merbabu Sky Run 2025 dengan rute melintasi dua wilayah, yakni Kabupaten Magelang dan Kabupaten Semarang.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, di Magelang, Minggu (07/9), menuturkan berbagai orang dari daerah dan negara ambil bagian menjadi peserta dalam perhelatan tersebut.

Apalagi, lomba lari ini menawarkan rute bervariasi, mulai dari sekitar Gunung Merbabu, kebun-kebun warga, perkampungan, hutan pinus, hingga sabana. Rute tersebut menyuguhkan keindahan lanskap budaya dan alam Indonesia. Kategori rutenya meliputi 60K, 42K, 21K, 10K, dan 5K.

Ajang itu dimulai dan finish di pelataran Hotel Sunsetfalls Garden and Resort, Kopeng, Kabupaten Magelang.

Ia mengaku senang akan banyaknya dukungan dalam ajang pariwisata olahraga (sport tourism) Merbabu Sky Run 2025.

Apalagi Gunung Merbabu memiliki daya pikat tersendiri untuk sejumlah event olahraga lari pada tahun ini. Sebelumnya ada Merapi Merbabu De Trail 2025, dan yang akan datang Merbabu Sky Race 2025.

"Kami berterimakasih, teman-teman yang sudah mendukung program Pemerintah Provinsi Jateng. Karena memang potensi sport tourism luar biasa, antusiasmenya luar biasa. Ini pesertanya juga dari negara-negara lain, tadi ada sekitar enam atau tujuh negara yang ikut hadir ini," katanya.

Dia menyampaikan, penyelenggaraan ajang tersebut terus diupayakan keberlanjutannya. Selain sebagai promosi hidup sehat dengan berolahraga, ajang itu juga memiliki dampak perekonomian.

"Tentu saja ini akan kita lanjutkan. Dan keinginan kita sih makin besar ke depannya. Sehingga dampaknya kepada perekonomian Jawa Tengah juga cukup signifikan," katanya.

Sumarno mengatakan olahraga trail run memiliki tantangan tersendiri. Sebab, berlari di medan naik turun di dataran tinggi lebih berat, daripada jalan datar.

Salah seorang peserta asal Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Rico Anjar Laksmana mengaku baru kali pertama mengikuti event tersebut. Ia ikut untuk kategori 21K.

Ia mengaku tertarik mengikuti event ini karena diikuti oleh banyak peserta dari berbagai negara. Menurut dia, ajang ini digarap secara serius, sehingga memantik banyak peserta.

"Kemudian banyak bintang tamu, juga dari atlet-atlet kita di Indonesia" katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.