Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ketua DPRD Kota Malang: Semua Anggota DPRD Harus Sopan dan Santun saat Berkomunikasi dengan Rakyat

📅 Jumat, 05 Sep 2025, 17:23 WIB | Oleh:
Ketua DPRD Kota Malang: Semua  Anggota DPRD Harus Sopan dan Santun saat Berkomunikasi dengan Rakyat Doc: antara foto
Ket. Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita

MALANG - Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita meminta kepada seluruh anggotanya agar sopan dan santun saat berkomunikasi dengan rakyat.

Amithya mengatakan pemilihan kata dan cara penyampaian sebuah informasi yang baik bertujuan untuk mencegah adanya kesalahpahaman di ranah publik.

"Tentang pola komunikasi itu sudah sering saya sampaikan melalui ketua fraksi untuk diteruskan kepada setiap anggotanya. Artinya, inti berkomunikasi dengan rakyat harus terukur dan mengedepankan sopan santun," kata Amithya di Kota Malang, Jumat (5/9).

Dia tak memungkiri dengan mengedepankan norma dan nilai luhur saat menjalin komunikasi dengan rakyat akan mampu menciptakan sebuah kondisi aman dan tentram.

Berkomunikasi dengan cara yang baik kepada publik merupakan sebuah dasar penting dalam upaya memastikan negara dalam keadaan yang harmonis serta rukun.

Posisi sebagai anggota DPRD, kata dia, merupakan mandat yang diberikan oleh rakyat dan harus dipertanggungjawabkan penuh dengan sepenuhnya menjaga kepercayaan publik.

Maka dari itu, Amithya mengingatkan kepada seluruh anggotanya supaya mengingat kembali dari mana dia berasal dan karena siapa dia bisa duduk di kursi wakil rakyat.

Hal tersebut tidak boleh dilupakan karena menjadi sebuah fakta, bahwa seorang wakil rakyat dipilih oleh masyarakat melalui proses politik berupa pemilihan umum (pemilu).

"Jadi jangan lupa kalau kami ini sebenarnya adalah masyarakat yang diberikan amanah atau kepercayaan untuk menyuarakan lebih kencang tentang aspirasi rakyat hingga ke tingkat lebih tinggi," ucapnya.

Beberapa peristiwa di tingkat pusat atau dalam hal ini yang sempat terjadi DPR RI dan menimbulkan kegaduhan hingga kemarahan publik harus dijadikan pembelajaran oleh para legislator, khususnya di Kota Malang.

Dia tak ingin kejadian beberapa waktu lalu yang menimpa beberapa anggota DPR RI terjadi kepada anggota DPRD Kota Malang.

"Jangan agresif, semuanya menjadi evaluasi bagi diri kami," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.