Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ancaman Megathrust Picu Gelombang Tsunami Terus Pemprov Sumbar Waspadai

📅 Rabu, 03 Sep 2025, 17:25 WIB | Oleh:
Ancaman Megathrust Picu Gelombang Tsunami Terus Pemprov Sumbar Waspadai Doc: ANTARA/Muhammad Zulfikar
Ket. Sejumlah masyarakat melakukan simulasi kesiapsiagaan Megathrust di Lapangan Imam Bonjol, Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu (3/9).

PADANG - Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy mengatakan pemerintah provinsi setempat terus meningkatkan kewaspadaan dalam mengantisipasi ancaman patahan Megathrust yang berisiko besar menyebabkan gempa bumi dan memicu gelombang tsunami.

"Potensi gempa besar di zona Megathrust Mentawai masih menjadi ancaman yang perlu kita waspadai bersama," kata Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar) Vasko Ruseimy di Kota Padang, Rabu (3/9).

Hal tersebut disampaikan Vasko Ruseimy saat memberikan arahan kepada sejumlah instansi yang tergabung dalam pelaksanaan simulasi nasional kesiapsiagaan menghadapi Megathrust di Kota Padang, Provinsi Sumbar.

Berdasarkan catatan BMKG, ujar dia, setiap tahunnya Ranah Minang digoncang hingga ribuan kali gempa bumi, baik yang dirasakan langsung maupun tidak. Sebagai salah satu daerah yang berada dalam kawasan cincin api pasifik atau ring of fire, Sumbar menekankan mitigasi kebencanaan menjadi perhatian serius secara berkesinambungan.

Selain mewaspadai patahan Megathrust, Vasko juga mengingatkan adanya ancaman patahan di daratan seperti Sesar Sumatera atau Sesar Semangko yang melintasi Aceh hingga Provinsi Lampung.

Pada kesempatan itu, Vasko kembali mengingatkan bahwa Ranah Minang sudah beberapa kali diguncang gempa besar yang menelan ribuan korban jiwa. Sebagai contoh, gempa 10 Maret 2007 di Kabupaten Kepulauan Mentawai dengan magnitudo 6,3 dan 6,4 yang menewaskan 66 orang.

Kemudian, pada 30 September 2009 lindu kembali memporak-porandakan Ranah Minang dengan magnitudo 7,6 yang menewaskan 1.100 lebih, serta 4.000 lebih orang mengalami luka-luka. Terakhir gempa bumi 25 Februari 2022 di Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat dengan magnitudo 6,2 yang menewaskan 25 orang.

Lewat simulasi nasional kesiapsiagaan Megathrust, Wagub mengajak masyarakat semakin peduli dan mengetahui langkah apa saja yang mesti dilakukan ketika terjadi bencana.

"Simulasi kesiapsiagaan ini sangat dibutuhkan dalam rangka optimalisasi manajemen bencana di kluster kesehatan terutama gempa dan tsunami sehingga korban dapat diminamalisir," ujarnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...

Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Haree Gini Masih Buang Samp...
Megapolitan
Truk Trailer Alami Kecelaka...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.