Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mukhtarudin Perkuat Pelindungan PMI Berketerampilan Rendah-Menengah

📅 Rabu, 10 Sep 2025, 09:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mukhtarudin Perkuat Pelindungan PMI Berketerampilan Rendah-Menengah Doc: ANTARA
Ket. Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin (kedua kanan) usai acara serah terima jabatan dan kenal pamit KP2MI bersama Abdul Kadir Karding di Jakarta, Selasa malam (9/9/2025).

JAKARTA – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, menyatakan bahwa semasa kepemimpinannya, KP2MI akan memperkuat pelindungan bagi PMI dengan keterampilan rendah hingga menengah (low-to-middle skilled).

“Negara perlu benar-benar hadir bagi (PMI dengan keterampilan) rendah hingga menengah, negara harus memfasilitasi pelindungannya, penempatannya, dan lain sebagainya,” kata Mukhtarudin usai acara serah terima jabatan dan kenal pamit KP2MI bersama Abdul Kadir Karding di Jakarta, Selasa malam.

Menurut Menteri P2MI, dengan tak mengesampingkan pelindungan bagi PMI berketerampilan tinggi (high-skilled), mereka cenderung sudah lebih bisa mandiri dalam bekerja di sektor-sektor vital, seperti manufaktur mikrocip, dibandingkan PMI dengan keterampilan lebih rendah.

Karena itu, kata dia, perlindungan bagi PMI dengan keterampilan rendah hingga menengah akan semakin ditegaskan oleh KP2MI sembari terus mengusahakan peningkatan keterampilan mereka.

Mukhtarudin kemudian berjanji untuk terus membenahi pengelolaan PMI secara menyeluruh sedari persiapan bekerja, penempatan di luar negeri, hingga kembali ke Indonesia.

Hal tersebut semakin mendesak mengingat Indonesia saat ini mencatat kurang lebih 5,2 juta PMI yang terdaftar resmi, namun juga ada 4 juta lebih pekerja migran yang tidak terdaftar, kata dia.

“Kami akan benahi sebaik mungkin demi meningkatkan devisa negara dari sektor ini,” kata Menteri P2MI.

Mukhtarudin mengemban jabatan baru sebagai Menteri P2MI menggantikan Abdul Kadir Karding. Ia sebelumnya menjabat sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Tengah sekaligus Sekretaris Fraksi Partai Golkar di parlemen.

Ia dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (8/9) bersama Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan (Menkeu), Ferry Joko Juliantono sebagai Menteri Koperasi, serta Mochamad Irfan Yusuf Hasyim sebagai Menteri Haji dan Umrah berikut Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurizal mengatakan bahwa keputusan penggantian Menteri P2MI adalah karena perlu adanya tenaga dan semangat baru untuk mengatasi problematika di sektor pekerja migran.

Berdasarkan pengawasan DPR, menurut dia, sektor pekerja migran masih memiliki beragam permasalahan. Dia mengatakan proteksi bagi pekerja migran pun harus terus ditingkatkan, selain memikirkan pendapatan devisa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

29 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.