Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Jaksel Minta Pelaku Usaha Cegah Pencemaran Lingkungan

📅 Rabu, 03 Sep 2025, 15:45 WIB | Oleh:
Pemkot Jaksel Minta Pelaku Usaha Cegah Pencemaran Lingkungan Doc: ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Selatan.
Ket. Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan Mukhlisin menggelar webinar Diseminasi Peraturan dan Kebijakan Lingkungan Hidup Usaha Kuliner Skala Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup, di Jakarta, Rabu (3/9).

Jakarta -- Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan (Jaksel) meminta pelaku usaha di wilayah setempat agar berperan aktif mencegah pencemaran lingkungan.

"Kita menyadari bahwa sektor kuliner berperan besar dalam perekonomian daerah, tetapi di sisi lain juga memiliki potensi dampak terhadap lingkungan, seperti limbah cair, sampah bekas makanan, dan lain-lain," kata Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan Mukhlisin dalam webinar Diseminasi Peraturan dan Kebijakan Lingkungan Hidup Usaha Kuliner Skala SPPL, di Jakarta, Rabu.

Usaha kuliner skala SPPL merupakan usaha kuliner yang memerlukan izin lingkungan berupa Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (SPPL).

Dalam webinar tersebut, para pelaku usaha diajak untuk berperan aktif mencegah pencemaran lingkungan dan mendukung pemulihan lingkungan di Jakarta.

"Program ini adalah upaya strategis dalam pengelolaan lingkungan hidup, dan tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan dan kemampuan para pelaku usaha dalam mengelola dampak lingkungan, sekaligus mendukung pengendalian pencemaran di Kota Jakarta," ujar Mukhlisin.

Sementara itu, Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta Dudi Gardesi mengungkapkan webinar itu digelar bagi pelaku usaha kuliner berskala SPPL di sekitar daerah aliran Sungai Ciliwung segmen Jakarta Selatan, dengan target sekitar 500 kegiatan usaha.

"Saya berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman pelaku usaha terhadap regulasi dan kebijakan yang berlaku, dan mengajak pelaku usaha berperan aktif dalam mencegah pencemaran dan mendukung pemulihan lingkungan di wilayah Jakarta, khususnya di sepanjang Sungai Ciliwung,” ucap Dudi.

Webinar tersebut diikuti oleh sejumlah perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, kecamatan dan kelurahan, dan instansi terkait lainnya di wilayah Jakarta Selatan, serta pelaku usaha UMKM di Jakarta Selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Mulai 8 Juni PT KAI akan Uj...
Nasional
Mensesneg: Istana Pastikan ...
Olahraga
Langkah Raymond dan Joaquin...
Daerah
Kampanye Hidup Sehat bagi M...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Daftar Event Akhir Pekan di Jakarta 6–7 Juni 2026: Ada Konser EXO dan Reality Club

Daftar Event Akhir Pekan di Jakarta 6–7 Juni 2026: Ada Konser EXO dan Reality Club

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.