Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kaltim Kembangkan Teknologi Iradiasi untuk Pangan

📅 Rabu, 03 Sep 2025, 03:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kaltim Kembangkan Teknologi Iradiasi  untuk Pangan Doc: Antara
Ket. Wagub Kaltim Seno Aji saat memberikan cinderamata kepada Kepala Organisasi Riset Tenaga Nuklir Badan Riset dan Inovasi Nasional (ORTN BRIN) Syaiful Bakhri saat melakukan kunjungan kerja di Kaltim.

SAMARINDA - Kepala Organisasi Riset Tenaga Nuklir (ORTN) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Syaiful Bakhri menyatakan dukungannya dalam pengembangan investasi pangan dan kesehatan di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melalui teknologi iradiasi. Langkah ini merupakan upaya mendorong pertanian modern di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Syaiful Bakhri menjelaskan, teknologi iradiasi adalah metode penyinaran bahan dengan objek makanan ataupun alat medis, dengan gelombang energi radiasi terukur untuk tujuan tertentu, seperti memperpanjang umur simpan, mengurangi atau menghilangkan mikroorganisme berbahaya, dan menghambat proses pematangan atau pertunasan.

Teknologi ini aman, tidak menggunakan bahan kimia, tidak meninggalkan residu berbahaya, dan mampu menjaga kualitas serta gizi produk pangan. “Harapan kami, BRIN dengan Brida bisa bekerjasama dalam pengembangan teknologi iradiasi ini,” kata Saiful Bahri saat kunjungan kerja di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, kemarin.

Menanggapi usulan tersebut, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji mengatakan pada prinsipnya Pemprov Kaltim mendukung pengembangan investasi melalui iradiasi pangan dan kesehatan di Kaltim.

Terutama program pangan, diharapkan mampu menambah pendapatan asli daerah dari implementasi teknologi nuklir. “Karena, melalui teknologi ini kita bisa ekspor langsung produk makanan melalui Kaltim,” kata Wagub.

Namun demikian, lanjut Wagub, Pemprov Kaltim masih berharap ada nilai tambah hasil penerapan teknologi nuklir melalui iradiasi pangan tersebut.

“Kami akan diskusikan usulan pengembangan teknologi iradiasi pangan ini. Tentunya, ini akan bekerjasama dengan Brida Kaltim. Harapannya, kita mampu membangun mesin iradiasi, sehingga dapat mendukung ekspor produk makanan ke luar negeri,” kata Wagub Seno Aji.

Wagub Seno mengakui saat ini ada produk lokal asal Kaltim yang sedang diuji di Surabaya dan dapat di ekspor melalui Provinsi Kaltim.

Menurut Wagub, ini peluang bagi Pemprov Kaltim untuk mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) yang dapat dilakukan Brida Kaltim.

Termasuk, produk andalan Kaltim untuk di ekspor, seperti pisang kepok asal Kutai Timur.

Produk tersebut, lanjut Wagub Seno, dapat dilakukan proses iradiasi, sehingga bisa lebih awet lagi produknya. “Bahan baku untuk teknologi nuklir di Kaltim banyak. Perlu dukungan ORTN BRIN bekerjasama Brida Kaltim juga bisa mengkaji ini, seperti Torium,” jelasnya.

“Saya yakin, bahan baku sudah ada, maka membangun teknologi nuklir akan lebih mudah di Kaltim,” tegas Wagub Seno. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.