Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sampah Diubah Jadi Tenaga Listrik, Jepara dan Tiongkok Bangun Energi Masa Depan

📅 Senin, 01 Sep 2025, 22:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sampah Diubah Jadi Tenaga Listrik, Jepara dan Tiongkok Bangun Energi Masa Depan Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Jepara

JEPARA – Pengolahan sampah menjadi energi terbarukan memiliki peran strategis dalam menjawab dua tantangan besar sekaligus: krisis lingkungan dan kebutuhan energi berkelanjutan.

Dengan volume sampah nasional yang terus meningkat, teknologi waste-to-energy dapat mengurangi beban TPA, menekan pencemaran, serta mengurangi emisi gas rumah kaca.

Di sisi lain, energi yang dihasilkan, baik berupa listrik maupun bahan bakar alternatif, mampu memperkuat diversifikasi energi nasional dan mengurangi ketergantungan pada energi fosil.

Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada ketersediaan infrastruktur modern, skema investasi yang menarik, serta regulasi yang konsisten untuk menjamin keberlanjutan proyek.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara, Jawa Tengah, menggandeng investor asal Tiongkok dalam mengatasi permasalahan sampah menjadi energi terbarukan, guna menekan produksi sampah yang kian bertambah.

"Targetnya, tahun 2026 kerja sama tersebut akan dimulai guna menekan jumlah residu di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Sehingga residu di TPA yang selama ini hanya menjadi timbunan sampah akan diturunkan secara signifikan," kata Bupati Jepara Witiarso Utomo usai menerima investor pengelolaan sampah Zheneng Jinjiang Enviroment di ruang kerja bupati, Senin (1/9).

Melalui teknologi yang ditawarkan investor asal Tiongkok, kata dia, sampah residu yang selama ini dianggap tidak memiliki nilai ekonomis akan diolah menjadi energi.

Dalam prosesnya, kata dia, tidak hanya mengurangi timbunan sampah, tetapi juga bisa memberdayakan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga agar mendapatkan tambahan penghasilan dari hasil pengumpulan sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jepara Aris Setiawan menambahkan kehadiran investor tersebut akan membawa perubahan besar dalam sistem pengelolaan sampah di Jepara.

"Selama ini sampah hanya ditampung dan ditimbun di TPA tanpa nilai tambah. Dengan adanya pengolahan menjadi energi terbarukan, diharapkan terjadi transformasi menyeluruh," ujarnya.

Dalam konsep yang ditawarkan, sampah bernilai ekonomis seperti plastik dan logam tetap akan dikelola masyarakat agar memberikan keuntungan langsung. Sedangkan sampah residu, yang sulit diolah, akan dimanfaatkan sebagai bahan baku energi terbarukan dengan target pemanfaatan hingga 100 persen.

"Langkah tersebut diharapkan tidak hanya mampu mengurangi beban TPA, tetapi juga membuka peluang baru bagi pemberdayaan masyarakat serta mendukung target Jepara menuju kabupaten ramah lingkungan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

46 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.