Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Anggaran dan UU Bukan Barang Dagangan, DPR Wajib Diawasi

📅 Senin, 01 Sep 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Anggaran dan UU Bukan Barang Dagangan, DPR Wajib Diawasi Doc: antara
Ket. Pemberantasan Korupsi - Selama 2014-Mei 2025, KPK Tangani 310 Kasus Korupsi

JAKARTA – Pembuatan undang-undang atau legislasi dan penyusunan anggaran di DPR harus diawasi ketat, terlebih lagi dalammelakukan uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test pejabat negara yang rentan adanya praktik politik transaksional. Karenanya, komisi Pemberantasan Koropsi (KPK), Kejaksaan hingga Kepolisian diminta tak membiarkan praktik koruptif.

Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda mengatakan pemberian kewenangan legislasi dalam fit and proper test pejabat negara juga sangat rawan terjadi tukar suara. Anggaran kementerian/ lembaga (K/L) terkait menjadi alat untuk menukar suara agar terpilih jadi pejabat.

"Sekarang sudah tidak zaman menggunakan uang pribadi, tetapi mainnya lewat anggaran. Begitu juga dengan proses anggaran K/L yang sekarang terjadi. Proses penganggaran sekarang adalah proses Wani Piro agar goal anggaran K/L-nya," ungkap Huda di Jakarta, Minggu (31/8).

Karena itu, dirinya sepakat agar aparat penegak hukum baik KPK, Kejaksaan maupun Kepolisian mengawasi pelaksanaan fit and proper test pejabat negara ini. Huda menegaskan, jika Presiden Prabowo Subianto ingin menciptakan pemerintahan yang bersih dari korupsi, salah satu caranya adalah efisiensi birokrasi dengan memotong jumlah menteri dan wakil menteri.

"Kenapa harus melakukan pemotongan pembantu presiden? Karena korupsi muncul dari politik balas budi," ucap Huda. “Kita tahu pemberian kursi tersebut untuk individu atau partai yang berkontribusi terhadap kemenangan Prabowo, semuanya dikasih. Tetapi peluang menciptakan korupsi semakin besar,” imbuhnya.

Pada kesempatan terpisah, pengamat Kebijakan Publik Fitra, Badiul Hadi mengatakan pernyataan Presiden Prabowo merupakan penegaskan komitmennya membangun pemerintahan bersih dari korupsi patut diapresiasi bahwa praktik lancung tidak boleh ditoleransi. "Namun, komitmen politik saja tidak cukup, diperlukan penguatan peran aparat penegak hukum KPK, Kejaksaan, dan Kepolisian agar lebih aktif mengawasi ruang ruang rawan korupsi, termasuk dalam proses legislasi di DPR maupun mekanisme fit and proper test," jelas Badiul.

Karena itu, lanjutnya, komitmen presiden harus dibarengi dengan sejumlah langkah sistemik, meliputi penguatan regulasi, keterlibatan publik dalam pengawasan, serta transparansi penuh dalam setiap proses seleksi pejabat publik.

“Sinergi antara pemerintah dan penegak hukum, ditopang dengan partisipasi masyarakat sipil, akan menjadi kunci menciptakan ekosistem politik yang lebih sehat dan pemerintahan yang benar benar bersih dari praktik korupsi,” ujarnya.

Dia mencatat, sejak 2014 hingga Mei 2025, KPK menangani 310 perkara kasus semacam itu. Kerugian negara yang ditangani selama 2018–2025 mencapai lebih dari 25,1 triliun rupiah. "Korupsi bukan hanya soal amplop atau suap, tetapi soal bagaimana demokrasi kita dijadikan pasar gelap mencuri uang rakyat. Dan rakyatlah yang selalu membayar tagihannya," pungkasnya.

Beban Moral

Presiden Prabowo di ICE BSD Tangerang, Banten, Kamis (28/8), menyindir salah satu pejabat yang juga merupakan anggota partai Gerindra yang belakangan terseret kasus korupsi. Presiden pun kembali menegaskan komitmennya untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dari korupsi.

Dia mengaku telah berulang kali mengingatkan jajarannya menghindari praktik korupsi. Tindakan tercela tersebut bukan hanya menodai pemerintahan, tetapi juga memberi beban moral kepada keluarga.

"Saudara-saudara sudah dengar saya pidato beberapa kali, terus saya ingatkan, semua lembaga bersihkan dirimu sebelum kau akan dibersihkan, dan kau akan dibersihkan pasti. Apakah tidak ingat istri dan anaknya? kalau tangannya diborgol pakai baju oranye apa tidak ingat anak dan istrinya?," ujar Prabowo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Warga Manfaatkan Sisa Mater...
Nasional
Hujan Diramalkan Bakal Turu...
Rona
Waow… Inul Bicara Transfo...

Empat Pendaki Gunung Semeru Ditangkap, Ada Apa

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Empat Pendaki Gunung Semeru...

Menjaga Rupiah dengan BI Rate Tinggi, Akankah Berhasil?

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Menjaga Rupiah dengan BI Ra...

“Panda” Senilai 1 Miliar Dollar AS, Mungkinkah?

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
“Panda” Senilai 1 Milia...
  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
  • Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
    Preview komentar:
    Berikut Nomor Whatsapp Resmi Tokocrypto adalah +62 818-898-300, ...
    Perlu di ingat, Saluran resmi Tokocrypto, hanya di ...
  • Rp2,2 Triliun Digelontorkan! Kementerian PKP Kebut Bangun Huntap Pascabencana di Sumatera
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bri QLola) hanya ...
    Saluran resmi (Bri QLola) hanya bisa dihubungi di ...
Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

19 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.