Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menteri Agama Dorong UIN Makassar Jadi Pusat Ilmu Pengetahuan Islam Modern

📅 Minggu, 31 Agu 2025, 06:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menteri Agama Dorong UIN Makassar Jadi Pusat Ilmu Pengetahuan Islam Modern Doc: Antara Foto
Ket. Menteri Agama Nasaruddin Umar berharap Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar

Menteri Agama Nasaruddin Umar meminta Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan menjadi lokomotif peradaban dan ilmu pengetahuan Islam modern.

“Saya berharap UIN Alauddin ini menjadi episentrum peradaban masyarakat modern dunia Islam,” ujar Nasaruddin pada acara Pembinaan Aparatur Sipil Negara di Kampus UIN Alauddin Makassar, Sabtu.

Hadir dalam pertemuan tersebut Rektor UIN Alauddin Hamdan Juhannis, dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulawesi Selatan Ali Yafid.

Menag menegaskan Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pusat keilmuan Islam dunia, karena negara-negara lain seperti Mesir, Pakistan dan beberapa negara Timur Tengah sedang menghadapi krisis.

Dalam konteks itu, ia mengajak UIN Alauddin dan Kanwil Kemenag Sulsel bersinergi.

“Kalau ingin menciptakan tradisi keilmuan yang kuat, itu harus menciptakan episentrum keilmuan. Dan saya yakin salah satu lokusnya bisa di UIN Alauddin Makassar ini. Kanwil merumuskan kebijakan berdasarkan penelitian yang dihasilkan UIN Alauddin,” jelasnya.

Menurut dia, membangun episentrum keilmuan membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk Kanwil Kemenag Sulsel.

Ia menekankan perlunya sinergi dengan perguruan tinggi lain di Makassar, baik negeri maupun swasta.

“Di sini ada Unhas, ada UMI, ada IKIP Makassar, UNM. Nah, ini perlu kita sinergi. Jangan kita sendiri ingin mengorbitkan peradaban dunia Islam modern. Mari kita sinergikan,” tegas Menag.

Nasaruddin juga menekankan pentingnya membangun tradisi riset, diskusi akademik, serta memperkuat perpustakaan sebagai jantung pengembangan ilmu.

“Yang paling pertama harus dibangun adalah perpustakaan. Anggaran kita itu harus diperbanyak ke perpustakaan,” imbuhnya.

Ia mengingatkan civitas akademika UIN Alauddin dan ASN Kemenag tidak terjebak pada perbedaan kelompok, tetapi tetap menjaga kekompakan demi kemajuan bersama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Dinamika Atmosfer Picu Banj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.