Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BI Ungkap Rahasia Stabilitas Keuangan dalam Buku Baru

📅 Jumat, 29 Agu 2025, 22:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
BI Ungkap Rahasia Stabilitas Keuangan dalam Buku Baru Doc: Antara.
Ket. Ilustrasi - Gedung Bank Indonesia (BI).

JAKARTA – Upaya menjaga keseimbangan antara stabilitas perekonomian dan mendorong pertumbuhan ekonomi menjadi tantangan utama pemerintah di tengah kondisi global yang masih diwarnai ketidakpastian.

Stabilitas makroekonomi, termasuk pengendalian inflasi, nilai tukar, dan defisit anggaran, perlu dijaga agar perekonomian tidak rentan terhadap guncangan eksternal, seperti fluktuasi harga komoditas, ketegangan geopolitik, atau perubahan kebijakan moneter negara maju.

Di sisi lain, mendorong pertumbuhan ekonomi menuntut stimulus yang tepat, mulai dari investasi infrastruktur, dukungan terhadap UMKM, hingga percepatan digitalisasi sektor produktif.

Kebijakan fiskal dan moneter harus selaras dan fleksibel, dengan pendekatan yang adaptif terhadap dinamika global, agar tercipta sinergi antara penguatan fondasi ekonomi jangka panjang dan penciptaan lapangan kerja serta peningkatan daya beli masyarakat.

Strategi ini menekankan bahwa stabilitas dan pertumbuhan tidak bisa dilihat secara terpisah, melainkan sebagai dua sisi dari kerangka kebijakan ekonomi yang berkelanjutan.

Bank Indonesia (BI) merilis buku Kajian Stabilitas Keuangan Nomor 45, Agustus 2025 (KSK 45) untuk mendukung ketahanan perekonomian nasional.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (29/8), mengatakan perlu adanya upaya menjaga keseimbangan antara stabilitas perekonomian dan mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah kondisi global yang masih diwarnai ketidakpastian.

Maka dari itu, buku KSK 45 mengangkat tema "Mendorong Intermediasi, Memperkuat Ketahanan di Tengah Peningkatan Ketidakpastian Global".

Buku tersebut mencatat stabilitas sistem keuangan Indonesia pada semester I 2025 tetap terjaga di tengah gejolak global ditopang oleh ketahanan perbankan, industri keuangan non-bank, serta korporasi dan rumah tangga.

Pada periode itu, salah satu respons kebijakan makroprudensial longgar dan berfokus pada upaya mendorong pertumbuhan adalah penguatan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM). BI menaikkan porsi KLM dari 4 persen menjadi 5 persen per 1 April 2025.

Hingga minggu pertama Agustus 2025, total insentif KLM mencapai Rp384 triliun, yang disalurkan kepada kelompok bank BUMN sebesar Rp171,5 triliun, Bank Umum Swasta Nasional (BUSN) sebesar Rp169,2 triliun, Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebesar Rp37,2 triliun, dan Kantor Cabang Bank Asing (KCBA) sebesar Rp5,7 triliun.

Secara sektoral, insentif KLM disalurkan kepada sektor-sektor prioritas, di antaranya pertanian, real estate, perumahan rakyat, konstruksi, perdagangan dan manufaktur, transportasi, pergudangan, pariwisata dan ekonomi kreatif, serta UMKM, ultra mikro, dan hijau.

Juda berharap KSK 45 dapat menjadi kompas strategis, menajamkan pandangan, meneguhkan keyakinan, sekaligus mempersiapkan langkah mitigasi menghadapi risiko yang kian kompleks bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memahami dinamika sistem keuangan dan merumuskan langkah mitigasi.

“Dengan semangat kolaborasi, mari kita pastikan likuiditas yang ada, tidak berhenti di perbankan, tetapi benar-benar menjadi tenaga penggerak ekonomi, menciptakan pertumbuhan yang lebih inklusif, kuat, dan berkelanjutan,” ujar Juda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.