MU Tersingkir dari Piala Liga Usai Dipermalukan Klub Divisi Empat
📅 Kamis, 28 Agu 2025, 09:22 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
LONDON, INGGRIS - Manchester United kembali mendapatkan hasil memalukan. Tim asuhan Ruben Amorim harus tersingkir lebih cepat dari ajang Piala Liga setelah dikalahkan klub kasta keempat, Grimsby Town, lewat adu penalti dramatis 11-12 usai bermain imbang 2-2 di waktu normal, Kamis (28/8) dini hari WIB.
MU tampil buruk sejak awal laga dan tertinggal 0-2 pada babak pertama. Charles Vernam membuka keunggulan tuan rumah lewat sepakan keras yang gagal diantisipasi Andre Onana, sebelum Tyrell Warren menggandakan skor memanfaatkan kelengahan kiper asal Kamerun itu dalam menghalau situasi sepak pojok.
Grimsby yang tampil penuh semangat di depan 9.000 pendukungnya di Blundell Park, bahkan sempat menambah gol lewat Cameron Gardner, meski dianulir karena handball. Namun dominasi klub League Two itu tetap membuat malu United yang secara materi dihuni pemain bertabur bintang.
Ruben Amorim mencoba merespons dengan memasukkan Bruno Fernandes, Bryan Mbeumo, dan Matthijs de Ligt selepas jeda. United akhirnya bangkit di babak kedua. Mbeumo mencetak gol debutnya lewat tendangan melengkung dari luar kotak penalti, sebelum Harry Maguire menyamakan kedudukan di menit ke-89 lewat sundulan hasil umpan sepak pojok Mason Mount.
Benjamin Sesko, yang tampil perdana sejak didatangkan dari RB Leipzig dengan banderol 74 juta pound (sekitar 1,5 triliun rupiah), nyaris menjadi pahlawan. Namun peluang emasnya di masa tambahan waktu terbuang sia-sia karena tembakannya melayang di atas mistar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pertandingan pun dilanjutkan ke adu penalti. Drama panjang terjadi ketika kedua tim saling mencetak gol, termasuk para penjaga gawang. Pada kedudukan 4-4, Matheus Cunha sebetulnya punya kesempatan mengunci kemenangan, tapi tendangannya digagalkan kiper Christy Pym. Akhirnya, setelah 15 eksekutor sukses, giliran Mbeumo yang menjadi pesakitan. Tendangannya membentur mistar, memastikan United tersingkir dengan cara paling menyakitkan.
Amorim pun tak bisa menutupi kekecewaannya. “Saya pikir tim terbaiklah yang menang, satu-satunya tim yang benar-benar bermain di lapangan,” ujarnya. “Cara kami memulai pertandingan tanpa intensitas... Kami benar-benar hilang arah, dan itulah sebabnya para pemain akhirnya berbicara keras.”
Hasil ini makin menambah tekanan pada Amorim, yang sebelumnya sudah disorot akibat start buruk MU di Premier League musim ini. Musim lalu, Setan Merah finis di posisi ke-15, terburuk sejak degradasi tahun 1974. Kini, salah satu peluang realistis mereka meraih trofi kembali pupus dalam salah satu kekalahan paling memalukan sepanjang sejarah klub.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain laga ini, Brighton melenggang ke putaran ketiga setelah menang telak 6-0 atas Oxford dengan Stefanos Tzimas mencetak dua gol dalam debutnya. Sementara itu, Fulham dan Everton juga lolos usai mengalahkan Bristol City dan Mansfield dengan skor identik 2-0.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!