Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS dan India Sepakat Perkuat Kerja Sama Pertahanan

📅 Rabu, 27 Agu 2025, 19:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
AS dan India Sepakat Perkuat Kerja Sama Pertahanan Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Gedung Putih.

Washington - Amerika Serikat (AS) dan India berharap dapat meningkatkan kerja sama pertahanan dan berencana menandatangani kerangka kerja tahun berjangka baru untuk kemitraan pertahanan utama tersebut, ungkap Departemen Luar Negeri AS pada Selasa (26/8).

"Kedua belah pihak berharap dapat meningkatkan kerja sama pertahanan, termasuk penandatanganan Kerangka Kerja sepuluh tahun baru untuk Kemitraan Pertahanan Utama AS-India, serta memajukan kerja sama industri, sains, dan teknologi pertahanan; koordinasi operasional; kerja sama regional; dan pertukaran informasi," demikian bunyi pernyataan tersebut.

Kedua belah pihak mengadakan Dialog Antar-Sesi 2+2 virtual dengan partisipasi pejabat senior Departemen Luar Negeri dan Pentagon bersama mitra pejabat setingkat dari India.

"Melalui dialog ini, para pejabat memajukan inisiatif bilateral, membahas perkembangan keamanan regional, dan bertukar perspektif tentang sejumlah prioritas strategis bersama," lanjut pernyataan tersebut.

"Mereka (para pejabat) membahas perdagangan dan investasi; keamanan energi, termasuk penguatan kerja sama sipil-nuklir; eksplorasi mineral penting; kerja sama antinarkotika dan antiterorisme; dan banyak lagi," katanya, menambahkan.

Surat kabar Jerman Frankfurter Allgemeine Zeitung pada Selasa melaporkan bahwa Presiden AS Donald Trump menelepon Perdana Menteri India Narendra Modi empat kali dalam beberapa pekan terakhir, tetapi Modi selalu menolak untuk berbicara dengan Trump.

Sebelumnya pada akhir Juli, Trump mengumumkan pemberlakuan tarif 25 persen untuk impor dari India, dengan alasan tarif tinggi dari New Delhi, hambatan perdagangan, dan pembelian energi serta peralatan militer dari Rusia. Tarif tersebut mulai berlaku pada 7 Agustus.

Pada saat yang sama, Trump juga menandatangani perintah eksekutif yang mengenakan bea masuk tambahan sebesar 25 persen terkait pembelian minyak Rusia oleh India, yang mulai berlaku pada 27 Agustus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Daerah
BPS: Fenomena El Nino Ubah ...
Olahraga
Gonzalo Garcia Resmi Dikont...
Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed, 4 A...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.