Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Sukses Rampungkan Uji Beban Jembatan Tertinggi di Dunia

📅 Selasa, 26 Agu 2025, 15:42 WIB | Oleh:
Tiongkok Sukses Rampungkan Uji Beban Jembatan Tertinggi di Dunia Doc: Xinhua/Yang Wenbin
Ket. Jembatan Ngarai Besar Huajiang dengan jarak dari permukaan sungai hingga dek jembatan mencapai 625 meter, menjadikannya jembatan tertinggi di dunia.

GUIYANG - Pegunungan karst di Provinsi Guizhou, Tiongkok barat daya, memiliki ngarai-ngarai yang begitu dalam sehingga penduduk setempat menyebutnya "retakan Bumi". Di Kota Huajiang, Sungai Beipan mengaliri salah satu ngarai tersebut, yang merupakan relik laut dari zaman Trias (Triassic) yang terukir di tebing kapur, yang pernah menandai batas perjalanan manusia.

Kini, ngarai tersebut tak lagi menjadi penghalang yang tidak dapat dilintasi oleh perjalanan manusia. Jembatan Ngarai Besar Huajiang, yang akan menjadi jembatan tertinggi di dunia, menyeberangi jurang dalam tersebut setelah rampungnya uji beban terakhir pada Senin (25/8).

Uji beban ini menguji berat beban lalu lintas di jembatan tersebut. Suksesnya uji beban tersebut mewakili langkah besar baru dalam upaya mengubah keterasingan menjadi konektivitas.

Mencakup uji statis dan dinamis, uji beban ini dinilai sebagai langkah terakhir sebelum jembatan tersebut dibuka untuk lalu lintas.

Sebanyak 96 truk berat, dengan bobot total 3.300 ton, berbaris dan melaju perlahan secara berkelompok di atas dek jembatan, parkir di titik-titik yang telah ditentukan. Lebih dari 400 sensor di seluruh jembatan itu memantau pergeseran terkecil pada bentang utama, menara, kabel, dan tali penopang.

Proses uji coba selama lima hari ini memastikan bahwa kekuatan struktural, kekakuan, dan kinerja dinamis jembatan memenuhi standar keselamatan. Jembatan ini rencananya akan dibuka untuk lalu lintas umum pada akhir September.

Konstruksi dimulai pada Januari 2022, dan bentang utama berhasil disambungkan pada awal tahun ini. Setelah dibuka, jembatan ini akan memiliki panjang total 2.890 meter, dengan bentang utama sepanjang 1.420 meter, menjadikannya jembatan dengan bentang utama terpanjang di dunia yang dibangun di wilayah pegunungan. Jarak dari permukaan sungai hingga dek jembatan mencapai 625 meter, menjadikannya jembatan tertinggi di dunia.

Bagi penduduk setempat, dampak jembatan ini akan segera terasa. Perjalanan melintasi ngarai, yang dulu memakan waktu dua jam, akan berkurang menjadi hanya dua menit.

Jembatan ini juga menjadi penghubung penting di jalan tol, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan Guizhou untuk menghubungkan area pedalaman yang berbukit-bukit melalui jalan tol modern.

Provinsi Guizhou, yang merupakan satu-satunya provinsi di Tiongkok yang tidak memiliki dataran rendah, telah lama mengandalkan terowongan dan jembatan untuk mengatasi lanskap karst-nya yang berliku-liku. Guizhou kini memiliki lebih dari 30.000 jembatan, termasuk tiga jembatan tertinggi di dunia.

Hampir separuh dari 100 jembatan tertinggi di dunia ada di Guizhou, membuat provinsi itu dijuluki "museum jembatan dunia". Secara total, panjang jembatan yang telah dibangun dan sedang dalam pembangunan di Guizhou mencapai lebih dari 5.400 kilometer, hampir sama dengan jarak utara ke selatan di keseluruhan Tiongkok. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Nasional
Penanganan Karhutla Harus L...

Tunjangan PPPK Pemkot Tangerang Naik Rp1,3 Juta

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Tunjangan PPPK Pemkot Tange...

Wah Jabar Bisa Defisit Tinggi Sekali karena Utang

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Wah Jabar Bisa Defisit Ting...
Advertisement
Tampil Ganas Usai Tumbang di Tunggal, Janice Tjen dan Bintang Kanada Babat Lawan di US Open

Tampil Ganas Usai Tumbang di Tunggal, Janice Tjen dan Bintang Kanada Babat Lawan di US Open

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.