Gelombang panas terbaru di Spanyol paling intens dalam sejarahnya
📅 Selasa, 26 Agu 2025, 19:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Madrid - Badan Meteorologi Negara Spanyol (AEMET) pada Minggu (24/8) mengatakan bahwa gelombang panas yang melanda negara tersebut pada Agustus 2025 merupakan yang paling intens dalam sejarahnya, baik dalam hal suhu maupun dampaknya.
Menurut data sementara, rata-rata suhu selama periode 3-18 Agustus mencapai 4,6 derajat Celsius di atas suhu normal musiman, melampaui rekor sebelumnya yaitu 4,5 derajat Celsius yang tercatat pada Juli 2022.
AEMET mengatakan bahwa periode 8-17 Agustus menandai periode 10 hari terpanas berturut-turut sejak setidaknya tahun 1950, sementara 20 hari pertama pada Agustus adalah yang terpanas untuk periode tersebut sejak setidaknya tahun 1961. Tanggal 11, 16, dan 17 Agustus termasuk di antara 10 hari terpanas yang tercatat di Spanyol sejak 1941.
Sejak pencatatan dimulai pada 1975, Spanyol telah mengalami 77 gelombang panas. Enam di antaranya mencatatkan suhu melebihi rata-rata sebesar 4 derajat Celsius, dengan lima di antaranya terjadi sejak 2019, yang mengindikasikan tren gelombang panas yang lebih lama dan lebih intens.
Menurut Sistem Pemantauan Kematian Harian pemerintah, gelombang panas tahun ini telah menyebabkan 1.149 kematian.
Selain itu, cuaca panas ekstrem ini bertepatan dengan bulan kebakaran hutan terburuk yang pernah terjadi di Spanyol. Data dari Sistem Informasi Kebakaran Hutan Eropa menunjukkan bahwa 406.100 hektare lahan, yang setara dengan sekitar 5,5 kali luas Singapura, telah terbakar.
Kebakaran itu merenggut empat nyawa dan memaksa lebih dari 30.000 orang mengungsi. Sebagian besar pengungsi telah kembali, tetapi sejumlah besar kebakaran masih aktif hingga Minggu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!