Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekolah Rakyat di NTB Dipercepat, Prioritas untuk Anak Keluarga Miskin

📅 Senin, 25 Agu 2025, 17:40 WIB | Oleh:
Sekolah Rakyat di NTB Dipercepat, Prioritas untuk Anak Keluarga Miskin Doc: ANTARA/Nur Imansyah
Ket. Arsip - Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik) NTB Yusron Hadi.

MATARAM - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memastikan pembangunan Sekolah Rakyat berjalan sesuai rencana. Empat sekolah sudah beroperasi dan diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga miskin. Pembangunan sarana prasarana terus dipercepat di sejumlah daerah, termasuk Lombok Timur, Lombok Barat, dan Bima.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik) NTB Yusron Hadi  di Mataram Senin mengatakan, percepatan pembangunan sarpras Sekolah Rakyat ini sesuai arahan pemerintah pusat dan Gubernur Lalu Muhamad Iqbal.

"Seiring dengan proses rekrutmen yang sedang berjalan, bahkan di beberapa tempat sudah 'offered'. Kita berharap program dan pembangunan sekolah rakyat ini 'on the track' di NTB," ujarnya.

Ia menjelaskan, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal sudah meminta agar pembangunan SR di sejumlah daerahnya dipercepat. Khususnya, kaitan dengan infrastruktur atau sarpras. Bahkan, gubernur juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota yang daerahnya dibangun SR.

"Memang dalam prosesnya ada beberapa tempat butuh perhatian dari pada pembangunan infrastrukturnya. Karena kalau infrastruktur belum siap maka proses belajar-nya juga tidak bisa," kata Yusron Hadi.

Yusron menyebutkan Sekolah Rakyat yang dipercepat pembangunannya. Di antaranya BLK Lenek di Kabupaten Lombok Timur.

"Di BLK Lenek ini kita lakukan percepatan dan kita sudah meminta pemerintah pusat ikut membantu," katanya.

Kepala Dinas Sosial NTB Nunung Triningsih mengatakan, untuk tahap pertama ada empat Sekolah Rakyat beroperasi di NTB. Empat SR itu, antara lain di Sentra Paramitha di Kabupaten Lombok Barat.

"Sekarang sudah masuk untuk tingkat SMP sebanyak 100 orang siswa," ujarnya.

Selanjutnya, di Eks Akper Lombok Timur dengan jumlah siswa 125 orang untuk tingkat SMA.

Kemudian di SKB Gunung Sari Lombok Barat untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan BLK Lenek di Kabupaten Lombok Timur untuk tingkat SD.

"Jadi ini untuk tahun ini ada empat, SD ada dua, SMA ada satu dan SMP ada satu," ujarnya.

Namun demikian, menurut Nunung, mereka itu hanya satu tahun di tempat itu, karena nanti mereka dipindahkan setelah bangunan gedung sekolah mereka jadi.

Selain empat lokasi SR tersebut, kata Nunung, juga akan ada yang dibangun di Pandai Kabupaten Bima dan Gumantar Kabupaten Lombok Utara.

"Khusus di Bima ini sudah di survei dan disetujui (approve) oleh Kemensos. Termasuk, Gumantar. Ada juga lagi di Lombok Barat dan Sumbawa cuman belum ada jawaban," katanya.

Kemudian untuk Provinsi NTB sendiri yang belum ada itu di Kabupaten Dompu dan Kabupaten Sumbawa Barat, termasuk, di Kota Mataram.

"Alasannya, lahan yang belum ada, karena syaratnya itu harus menyediakan lahan lima hektare," kata Nunung.

Menurutnya, peluncuran SR di daerahnya dilakukan secara bertahap. Karena beberapa sekolah masih dalam proses pengerjaan sehingga membutuhkan waktu.

Sedangkan, untuk siswanya diprioritaskan untuk anak-anak dari keluarga miskin kategori desil 1 dan 2. Meski begitu, peluang keikutsertaan terbuka bagi siswa yang berada di luar kategori tersebut.

"Asalkan dinilai layak berdasarkan hasil pendampingan langsung dari Badan Pusat Statistik bisa saja masuk kategori," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Daerah
BNPB: Tanggul Jebol Picu Ba...

Lorong Bendera Merah Putih di Tasikmalaya

11 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Lorong Bendera Merah Putih ...

Pelatihan pembuatan roti dan kue di Jakarta

16 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pelatihan pembuatan roti da...
Daerah
Gunung Lewotobi Laki-Laki A...
Rona
Pemusatan latihan Gita Baha...

Kejuaraan Seluncur Es Terbuka Asia 2026

31 menit yang lalu | Wahyu AP

Olahraga
Kejuaraan Seluncur Es Terbu...

Realisasi PNBP Sumatera Selatan

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Realisasi PNBP Sumatera Sel...

Optimalisasi pengelolaan sampah TPS 3R

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Optimalisasi pengelolaan sa...

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.