Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lestarikan Sapi Madura, Pemkab Pamekasan Fokus pada Pengembangan Bibit Unggul

📅 Senin, 25 Agu 2025, 10:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lestarikan Sapi Madura, Pemkab Pamekasan Fokus pada Pengembangan Bibit Unggul Doc: Antara Foto
Ket. Wakil Bupati Pamekasan Sukriyanto saat meninjau kegiatan lomba paguyuban sapi dalam rangka memeriahkan HUT Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Sokalelah, Kecamatan Kadur, Pamekasan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur mengembangkan bibit unggul sapi Madura di empat kecamatan sebagai upaya menjaga bibit sapi Madura dan meningkatkan perekonomian warga.

"Selain untuk menjaga kualitas, pengembangan bibit unggul sapi Madura ini juga untuk menjaga genetika dan meningkatkan populasi sapi Madura," kata Wakil Bupati Pamekasan Sukriyanto di Pamekasan, Senin.

Ia menjelaskan, keempat kecamatan yang menjadi pusat pengembangan bibit unggul sapi Madura tersebut yakni Pakong, Pasean, Batumarmar dan Waru.

Menurut Wabup, keempat kecamatan itu ditetapkan sebagai pusat pengembangan bibit unggul sapi Madura, karena populasi sapi asli Madura memang terdata paling banyak.

"Dan umumnya, peternak sapi di empat kecamatan ini memang suka memelihara sapi Madura asli dibanding sapi dari luar Madura atau sapi hasil persilangan," katanya.

Karena itu, sambung Wabup, Pemkab Pamekasan menjadikan keempat kecamatan itu sebagai sentra pengembangan bibit unggul sapi Madura.

Program ini, sekaligus sebagai bentuk dukungan penuh atas kebijakan pemerintah pusat.

Wabup menuturkan, pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian Republik telah membuat keputusan sebagaimana tertuang dalam Keputusan Menteri Pertanian Nomor: Nomor: 3735/Kpts/HK.040/11/2010.

Isi keputusan tersebut tentang Penetapan Sapi Madura sebagai Rumpun Ternak Lokal Indonesia.

Sapi Madura juga ditetapkan sebagai sumberdaya genetik hayati yang sudah di akui dunia, dan perlu dilestarikan serta perannya penting dalam penyediaan sapi potong nasional.

"Yang perlu dipahami bahwa sapi Madura memiliki keunggulan yaitu tahan terhadap penyakit, survive dalam kondisi pakan yang kurang, dagingnya khas, dan disukai konsumen," katanya.

Wabup yakin, melalui program pengembangan bibit unggul sapi Madura itu, populasi sapi Madura akan meningkat.

"Saat ini populasi sapi Madura yang ada di Pamekasan sebanyak 194.182 ekor. Dan melalui program ini, nantinya populasi sapi Madura akan terus meningkat. Apalagi sapi bukan hanya sekadar ternak, akan tetapi juga menjadi bagian dari tradisi dan budaya Madura," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Piala Dunia, Babak Pertama Semifinal, Spanyol Unggul 1-0

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Babak Pertama ...

UE Segera Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Russia

33 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
UE Segera Jatuhkan Sanksi B...
Luar Negeri
Yaman Gelar Unjuk Rasa Besa...
Luar Negeri
Tiongkok Canangkan Target A...

Piala Dunia, Menit 20 Spanyol Mendapat Penalti, 1-0

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Menit 20 Spany...
Luar Negeri
Dubai Bangun Pelabuhan Baru...
Luar Negeri
Tiongkok Pecat Eks Petinggi...
Megapolitan
Festival Lima Gunung Hadirk...
Harga Khusus BBM Nelayan Ditetapkan Pemerintah

Harga Khusus BBM Nelayan Ditetapkan Pemerintah

15 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.