Alexandra Eala dan Janice Tjen Ukir Prestasi Bersejarah Tenis Asia Tenggara di US Open
📅 Senin, 25 Agu 2025, 08:53 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
NEW YORK, AMERIKA SERIKAT - Alexandra Eala mencetak tonggak bersejarah bagi tenis Filipina. Petenis berusia 20 tahun itu melakukan comeback sensasional di babak pertama US Open, Senin (25/8), dengan menyingkirkan unggulan ke-14 asal Denmark, Clara Tauson.
Bertanding di Grandstand Court Flushing Meadows, Eala sempat tertinggal 1-5 pada set penentuan sebelum akhirnya menang dramatis 6-3, 2-6, 7-6 (13/11). Hasil ini menjadikannya petenis Filipina pertama yang meraih kemenangan di nomor tunggal Grand Slam.
“Saya benar-benar over the moon dengan apa yang saya capai hari ini, terutama bisa bangkit di set ketiga. Ini kemenangan yang sangat spesial untuk saya,” kata Eala.
Prestasi ini melanjutkan jejak gemilang Eala dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, ia sudah menarik perhatian dunia ketika menumbangkan juara Australian Open Madison Keys dan mantan petenis nomor satu dunia Iga Swiatek dalam perjalanan luar biasa ke semifinal Miami Open, Maret lalu.
Namun kemenangan di New York ini menempatkan Eala dalam buku sejarah. Petenis yang pernah menjuarai nomor junior putri US Open 2022 itu mengaku bangga bisa menjadi yang pertama membawa Filipina mencatatkan kemenangan di pentas Grand Slam.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Saya sangat diberkati bisa menjadi yang pertama melakukan ini. Saya bangga mewakili negara saya. Itu membuat apa yang saya lakukan jadi lebih besar daripada sekadar diri saya sendiri,” ungkap Eala.
Setelah menutup pertandingan, Eala langsung terjatuh di lapangan, diliputi emosi. Ia mengaku pengalaman pahit di masa lalu, saat sering kalah di tiebreak ketat, membantunya bertahan di momen krusial.
“Rasanya benar-benar luar biasa, campuran emosi yang membuncah. Banyak faktor yang membuat pertandingan ini begitu spesial. Pernah berada di sisi yang kalah membuat kemenangan kali ini terasa jauh lebih berharga,” jelasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Eala menegaskan akan membawa semangat pantang menyerah tersebut ke laga-laga berikutnya. “Kuncinya adalah menjaga mentalitas yang sama, semangat bertarung yang sama. Sekarang fokus saya adalah pemulihan,” tambahnya.
Sejarah Eala terjadi di hari yang sama ketika petenis Indonesia, Janice Tjen, juga membuat kejutan besar dengan menyingkirkan unggulan ke-24, Veronika Kudermetova.
“Saya senang melihat perkembangan tenis di Asia Tenggara. Saya sudah lama mengenal Janice, jadi saya bahagia untuknya. Senang rasanya melihat seseorang yang tumbuh bersama saya kini tampil di panggung terbesar dunia,” kata Eala.
Dengan kemenangan bersejarah ini, Alexandra Eala bukan hanya menorehkan namanya di US Open, tetapi juga membuka jalan bagi lahirnya generasi baru tenis Asia Tenggara di pentas Grand Slam.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!