Bank Mandiri Pertahankan Predikat Best Bank in Indonesia Tiga Tahun Berturut-turut dari Euromoney
Sabtu, 23 Agu 2025, 16:30 WIBJAKARTA - Bank Mandiri sukses mempertahankan gelar Best Bank in Indonesia dari ajang Euromoney Award for Excellence 2025. Pencapaian ini menandai tahun ketiga berturut-turut bagi bank bersandi saham BMRI tersebut, sekaligus menegaskan peran strategisnya dalam mendukung akselerasi perekonomian nasional secara berkelanjutan.
Penghargaan ini diraih berkat keberhasilan Bank Mandiri dalam menunjukkan kinerja keuangan yang tangguh. Pertumbuhan aset, penguatan ekosistem bisnis, serta inovasi digital yang konsisten menjadi faktor utama yang memperkuat posisi bank berlogo pita emas ini di tengah persaingan perbankan.
Hingga Mei 2025, Bank Mandiri mencatat pertumbuhan kredit 13,4% year on year (yoy) menjadi Rp1.682,6 triliun. Angka ini lebih tinggi dari rata-rata industri yang hanya 8,4%, dengan kontribusi terbesar berasal dari kredit korporasi sebesar Rp606 triliun atau tumbuh 13,6% yoy.
Bank Mandiri juga memperluas penyaluran pembiayaan ke sektor UMKM dengan nilai Rp35 triliun yang naik 10,2% yoy. Sementara itu, kredit segmen komersial melonjak signifikan 20,6% yoy menjadi Rp304 triliun, menegaskan keberhasilan bank dalam mengoptimalkan ekosistem bisnis untuk pertumbuhan berkelanjutan.
Kualitas aset Bank Mandiri tetap terjaga dengan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) hanya 1,22%. Angka ini lebih rendah dibandingkan rata-rata industri, sementara rasio biaya kredit atau cost of credit stabil pada level 0,92%, mencerminkan manajemen risiko yang terkendali.
Dari sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) Bank Mandiri tumbuh 8,82% yoy menjadi Rp1.772,9 triliun. Pertumbuhan ini jauh di atas rata-rata industri sebesar 4,29%, dengan struktur pendanaan yang sehat berkat rasio dana murah (CASA) yang meningkat ke level 77,6%.
Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menyatakan bahwa pencapaian tersebut lahir dari sinergi yang kuat antara kepercayaan masyarakat, strategi perseroan, dan dukungan pemerintah. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti keberhasilan Bank Mandiri dalam menjaga kontribusi terhadap pembangunan nasional.
"Bank Mandiri berkomitmen untuk terus hadir mendukung pembangunan nasional, bukan hanya melalui penyaluran kredit, tapi juga dengan memperkuat perekonomian kerakyatan dan memperluas akses layanan finansial hingga ke daerah terluar," ujarnya.
Selain pembiayaan, Bank Mandiri juga terus mempercepat transformasi digital untuk menghadirkan layanan finansial yang inklusif. Inisiatif ini mendukung peningkatan literasi keuangan nasional dan memperluas jangkauan layanan perbankan hingga masyarakat di wilayah terluar Indonesia.
"Perekonomian Indonesia memiliki peluang yang besar untuk terus tumbuh. Untuk itu, Bank Mandiri terus hadir memenuhi kebutuhan masyarakat dan nasabah melalui peningkatan dari sisi layanan dan inovasi digital," katanya pada Sabtu (23/8).
Transformasi digital diwujudkan melalui sejumlah layanan utama, seperti Kopra by Mandiri yang mendukung segmen korporasi hingga UKM. Sementara itu, aplikasi Livinâ by Mandiri menjadi solusi keuangan dan gaya hidup bagi nasabah ritel, serta Livinâ Merchant yang berfokus mendukung digitalisasi UMKM.
Jumlah pengguna Livinâ by Mandiri mencapai 31,6 juta per Mei 2025 atau tumbuh 24% yoy, dengan 87% rekening tabungan telah terhubung ke aplikasi. Pada periode yang sama, aplikasi ini mencatat 1,83 miliar transaksi dengan nilai Rp1.744 triliun, meningkat masing-masing 26% dan 12% yoy.
Layanan Kopra by Mandiri juga mencatat volume transaksi 583 juta atau naik 13% yoy dengan nilai mencapai lebih dari Rp10.000 triliun. Efisiensi transaksi meningkat berkat fitur-fitur baru yang mampu memangkas waktu hingga 40%, memberikan pengalaman lebih cepat dan nyaman bagi nasabah.
Sementara itu, Livinâ Merchant kini telah dipercaya oleh 2,7 juta pelaku UMKM, naik 35% yoy. Pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa Bank Mandiri berhasil memperkuat perannya dalam mendukung perekonomian kerakyatan melalui digitalisasi usaha kecil dan menengah.
"Transformasi digital ini merupakan bentuk sinergi Bank Mandiri dengan visi pemerintah dalam membangun perekonomian inklusif, memperkuat UMKM, hingga memperluas literasi digital masyarakat. Sekaligus memperkuat posisi Bank Mandiri sebagai pemimpin transformasi perbankan nasional," jelas Riduan.
Tidak hanya itu, Bank Mandiri juga mendapat pengakuan global melalui anak usahanya. Mandiri Sekuritas meraih gelar Best Securities House in Indonesia, sementara Bank Syariah Indonesia mendapat predikat Best Bank for Customer Experience dari Euromoney.
Penghargaan ini diberikan berdasarkan penilaian atas kinerja, pencapaian, dan strategi Bank Mandiri dalam setahun terakhir. Perbedaan yang ditunjukkan dibandingkan pesaing menjadi salah satu faktor penting dalam penilaian Euromoney.
"Dalam menentukan strategi bisnis, Bank Mandiri menerapkan konsep consumer oriented yang selalu berusaha mengikuti kebutuhan nasabah termasuk perkembangan tren serta teknologi. Kami sangat mengapresiasi penghargaan ini dan tentunya hal ini menjadi pemantik semangat bagi Bank Mandiri untuk terus mempertahankan kinerja dan layanan terbaik demi kontribusi pada ekonomi kerakyatan," tutup Riduan.
- Perbankan
- Bank Mandiri
- Penghargaan
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Melayani Sepenuh Hati, Bank Mandiri Hadirkan Livin’ Call Bebas Pulsa Lewat Livin’ by Mandiri
-
Dukcapil DKI Jakarta Sabet Penghargaan Nasional, Rekor Perekaman E-KTP Tembus 100 Persen
-
99 Persen Perguruan Tinggi Swasta di Papua Terakreditasi
-
Momen Idul Adha 1447 H, Bank Mandiri Salurkan 2.529 Hewan Kurban ke ratusan titik di seluruh Indonesia
-
Bank Mandiri Bawa Semangat "More Than a Race" Lewat Livin Jakarta Run Road to MJM 2026
-
Mandiri Macro and Market Brief 2026
-
Begini Kondisi Petugas Damkar Kabupaten Bogor Usai Padamkan Kebakaran 7 Jam di Gunung Putri
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.