Apresiasi Kebijakan Kemenkeu, Bank Mandiri Siap Optimalkan Fungsi Intermediasi Perbankan
Minggu, 28 Jun 2026, 12:50 WIBJAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Keuangan atas kebijakan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) di perbankan nasional. Perseroan menilai langkah tersebut memberikan dampak positif terhadap penguatan likuiditas industri perbankan sekaligus memperbesar kapasitas penyaluran kredit guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Direktur Utama Bank Mandiri Riduan mengatakan, kebijakan penempatan dana SAL mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah dan sektor perbankan dalam menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus memperkuat momentum pertumbuhan ekonomi.
"Kami berterima kasih atas kepercayaan Kementerian Keuangan yang menempatkan dana SAL di Bank Mandiri."
"Dana SAL menjadi bagian dari ekosistem penggerak ekonomi negeri yang kontribusinya dirasakan secara langsung dalam mendukung pertumbuhan kredit dan kebutuhan masyarakat," kata Riduan dalam keterangan resminya, Sabtu (27/6).
Riduan menjelaskan, kolaborasi yang terjalin dengan pemerintah menjadi fondasi penting dalam meningkatkan efektivitas kebijakan fiskal sekaligus mengoptimalkan fungsi intermediasi perbankan. Menurutnya, dukungan tersebut memungkinkan Bank Mandiri memperluas pembiayaan ke berbagai sektor produktif secara sehat dan berkelanjutan.
"Kolaborasi tersebut semakin memperkuat komitmen Bank Mandiri untuk terus menjalankan perannya dalam menyalurkan pembiayaan secara sehat dan berkelanjutan kepada sektor yang mendukung ekonomi kerakyatan," ujar Riduan.
Sementara itu, Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini mengatakan, penempatan dana SAL turut memberikan dampak positif terhadap struktur pendanaan perseroan. Kondisi tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi biaya dana (cost of fund) sehingga ruang untuk menyalurkan kredit menjadi semakin luas.
Novita menambahkan, Bank Mandiri akan tetap berfokus memperkuat penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), khususnya dana murah (CASA), melalui pengembangan ekosistem layanan dan percepatan transformasi digital. Strategi tersebut menjadi fondasi utama dalam menjaga struktur pendanaan yang kuat dan berkelanjutan.
Perseroan juga memproyeksikan pertumbuhan kredit hingga akhir tahun akan bergerak sejalan dengan perkembangan industri perbankan nasional. Dalam menjalankan fungsi intermediasi, Bank Mandiri menegaskan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta pengelolaan risiko secara disiplin.
"Sebagai mitra strategis pemerintah dan penggerak ekonomi kerakyatan, penyaluran kredit Bank Mandiri difokuskan pada segmen UMKM yang memiliki peran besar dalam mendorong perekonomian nasional."
"Dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan menjaga kualitas aset secara disiplin, Bank Mandiri siap memberikan kontribusi positif dalam mendukung agenda prioritas pemerintah," pungkas Novita.
- UMKM
- Perbankan
- Bank Mandiri
- Likuiditas
- Kemenkeu
- Likuiditas Bank
- Saldo Anggaran Lebih (SAL)
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Bank Mandiri Bawa Semangat "More Than a Race" Lewat Livin Jakarta Run Road to MJM 2026
-
Mandiri Macro and Market Brief 2026
-
Film Biopik 'Michael (2026)' Ajak Fans Intip Perjuangan MJ Sejak Era Jackson 5
-
Norwegia Tambah Area Pengeboran Minyak Lepas Pantai
-
Momen Idul Adha 1447 H, Bank Mandiri Salurkan 2.529 Hewan Kurban ke ratusan titik di seluruh Indonesia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.