Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jakarta–Istanbul Perkuat Sister City, JAKPRO–ISTAC Teken Kerja Sama Pengelolaan Sampah

📅 Jumat, 22 Agu 2025, 17:15 WIB | Oleh:
Jakarta–Istanbul Perkuat Sister City, JAKPRO–ISTAC Teken Kerja Sama Pengelolaan Sampah Doc: Istimewa
Ket. Wagub DKI Jakarta, Rano Karno bersama PJ Kota Istanbul, Nuri Aslan membuat Letter of Intent (LoI) sebagai bentuk kolaborasi Jakarta-Istanbul

JAKARTA – Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, melakukan kunjungan kerja ke Turki dan bertemu Penjabat (Pj.) Wali Kota Istanbul, Nuri Aslan, di kantor Istanbul Metropolitan Municipality pada Kamis (21/8). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kemitraan sister city Jakarta–Istanbul sekaligus membuka peluang kolaborasi nyata di berbagai bidang strategis.

Rano hadir bersama jajaran Pemprov DKI Jakarta, antara lain Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda DKI Jakarta, Suharini Eliawati, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Mochammad Miftahulloh Tamary, serta Kepala Biro Kerja Sama Daerah Provinsi DKI Jakarta, Marulina Dewi. Pertemuan berlangsung hangat dan menghasilkan kesepahaman untuk meningkatkan kerja sama yang tidak hanya seremonial, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kedua kota.

Dalam sambutannya, Rano menekankan pentingnya hubungan persahabatan antara Indonesia dan Turki yang sudah terjalin lama. Ia mencontohkan solidaritas kedua negara saat bencana melanda, mulai dari dukungan Indonesia ketika Turki diguncang gempa hingga bantuan Turki saat Tsunami Aceh.

"Semangat saling menolong itulah yang ingin kami terjemahkan menjadi program bersama yang nyata," ujar Rano. Ia menambahkan bahwa kerja sama Jakarta–Istanbul perlu diwujudkan dalam bentuk program konkret yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Pj. Wali Kota Istanbul, Nuri Aslan, menyambut baik inisiatif penguatan kerja sama ini. Ia menegaskan bahwa Jakarta dan Istanbul memiliki tantangan yang sama sebagai kota metropolitan dunia, seperti kemacetan, pengelolaan sampah, serta transformasi layanan berbasis teknologi.

"Kami siap berbagi pengalaman, dari penataan ruang hingga pengembangan destinasi wisata, agar kedua kota sama-sama makin nyaman dihuni dan menarik bagi pengunjung," kata Nuri.

Ia juga menegaskan kesiapan Istanbul untuk mendukung berbagai kolaborasi yang lebih teknis dan berorientasi hasil.

Agenda pertemuan kedua belah pihak difokuskan pada kerja sama di bidang pariwisata, kebudayaan, kepemudaan dan olahraga, ekonomi, hingga pengelolaan teknologi kota. Jakarta memaparkan arah transformasi menuju kota global yang tetap mempertahankan identitas budaya, sementara Istanbul menawarkan pengalaman manajemen pariwisata kelas dunia dan pengelolaan pengunjung yang efektif.

Hasil penting dari pertemuan tersebut adalah dukungan terhadap Letter of Intent (LoI) yang ditandatangani di Istanbul pada Kamis (21/8). LoI tersebut merupakan kerja sama antara PT Jakarta Propertindo (Perseroda) dengan ISTAC, perusahaan pengelola sampah milik Istanbul.

LoI mencakup berbagai aspek pengelolaan sampah kota, mulai dari operasional Tempat Pembuangan Akhir (TPA), produksi kompos, pengelolaan limbah kapal, limbah medis dan industri, hingga kebersihan kota dan laut. Selain itu, kesepakatan ini juga menyentuh manajemen energi dan carbon credit sebagai bagian dari upaya mendorong ekonomi sirkular.

Kesepakatan tersebut membuka ruang untuk layanan konsultasi dan manajemen, riset bersama, pelatihan teknis, serta pertukaran budaya antara kedua kota. Termasuk juga kunjungan timbal balik guna memperkuat ikatan kelembagaan dan memperluas jejaring kerja sama di berbagai sektor.

"Kerja sama pengelolaan sampah ini langkah besar untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan efisiensi layanan publik di Jakarta. Pengalaman Istanbul dalam teknologi persampahan dan kebersihan laut dapat menjadi rujukan percepatan di Jakarta, terutama dalam kerangka ekonomi sirkular dan pembiayaan berbasis kinerja. Target kami jelas: kota lebih bersih, biaya layanan lebih efisien, dan terbukanya lapangan kerja hijau," tegas Rano.

Di sisi lain, Nuri Aslan menyebut kolaborasi JAKPRO-ISTAC sebagai contoh nyata implementasi sister city yang berorientasi hasil. Ia menegaskan bahwa Istanbul siap memfasilitasi pertukaran teknis dan mendukung proyek percontohan di Jakarta, sembari memperkuat kolaborasi di bidang kebudayaan dan pariwisata.

Sebagai tindak lanjut, Jakarta dan Istanbul sepakat membentuk tim gabungan untuk menyusun peta jalan kerja sama. Tim tersebut akan menentukan proyek prioritas, merancang mekanisme pemantauan dan evaluasi, serta memastikan program kerja dapat dipublikasikan secara transparan dan akuntabel.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
PBB Desak Perusahaan AI Tra...

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.