Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bekasi Percepat Implementasi SPBE untuk Permudah Layanan Publik

📅 Rabu, 20 Agu 2025, 16:12 WIB | Oleh:
Pemkab Bekasi Percepat Implementasi SPBE untuk Permudah Layanan Publik Doc: antara foto
Ket. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi Yan Yan Akhmad Kurnia

KABUPATEN BEKASI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat, menggenjot percepatan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di level perangkat daerah setempat guna memudahkan masyarakat mengakses pelayanan publik.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi Yan Yan Akhmad Kurnia menyatakan penerapan SPBE kini menjadi kebutuhan mendesak seiring peningkatan tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, transparan dan berbasis teknologi.

"Masyarakat kini sudah terbiasa dengan layanan digital, sehingga pemerintah juga dituntut memberikan layanan yang mudah diakses, efisien serta terintegrasi," katanya di Cikarang, Rabu (20/8).

Dia menekankan SPBE bukan sekadar digitalisasi layanan tetapi juga harus memenuhi empat domain utama, yakni kebijakan, tata kelola, manajemen dan audit serta layanan. Keempat domain tersebut menjadi pilar penting dalam menjaga kualitas layanan digital pemerintahan.

"Selama ini implementasi SPBE masih lebih banyak pada level kabupaten, padahal perangkat daerah juga harus mengacu pada aturan dan standar yang ditetapkan dalam peraturan presiden. Jika semua perangkat daerah bergerak bersama, indeks SPBE Kabupaten Bekasi akan semakin meningkat," katanya.

Diskominfosantik Kabupaten Bekasi telah menyiapkan instrumen self assessment digital yang dapat digunakan perangkat daerah untuk menilai sejauh mana penerapan SPBE di masing-masing unit kerja.

"Hasil penilaian tersebut akan menjadi dasar pembinaan dan pendampingan oleh Tim Koordinasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Kabupaten Bekasi," ujarnya.

Yan Yan juga menyoroti permasalahan banyak aplikasi lokal yang tidak lagi aktif dan berpotensi menimbulkan kerentanan keamanan. Konsolidasi aplikasi diperlukan agar tidak terjadi tumpang tindih sekaligus memperkuat branding layanan digital Kabupaten Bekasi.

"Ke depan, cukup satu aplikasi super apps yang terintegrasi dengan berbagai menu layanan. Saat ini kita kembangkan aplikasi Bekasikan Mobile yang akan menghimpun berbagai layanan publik mulai dari administrasi kependudukan, pendidikan hingga ketenagakerjaan," katanya.

Selain aspek teknologi, kata dia, peningkatan kualitas sumber daya manusia pengelola SPBE juga menjadi perhatian utama. Diskominfosantik terus melakukan pelatihan, pendampingan serta kerja sama dengan berbagai lembaga untuk memperkuat kapasitas aparatur di bidang digital.

"Aspek integrasi, keberlanjutan dan kebermanfaatan layanan digital bagi masyarakat juga penting untuk diperhatikan. SPBE adalah kunci transformasi pelayanan publik yang modern," katanya.

Menurut dia, dengan akselerasi di perangkat daerah, pihaknya optimistis Kabupaten Bekasi dapat menjadi daerah yang unggul dalam penerapan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik.

Satu hal yang juga tidak kalah penting, kata dia, penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik ini turut berkontribusi terhadap peningkatan nilai reformasi birokrasi karena indeks SPBE menjadi salah satu indikator penilaian.

"Ketika penerapan SPBE dilakukan di perangkat daerah, otomatis layanan meningkat. Ketika layanan meningkat, maka kepuasan masyarakat lebih terjamin. Ini menjadi upaya kita mengurangi potensi kekecewaan masyarakat terhadap layanan, khususnya yang berbasis digital," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

3 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.