Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Dapat Apresiasi Kepemimpinan, Tapi Dinilai Kurang di Lapangan Kerja

📅 Rabu, 20 Agu 2025, 22:55 WIB | Oleh: Tim Penulis

Pengembangan monorel di wilayah Bandung Raya juga mendapatkan dukungan mayoritas dengan 80,4 persen puas.

"Yang cukup tidak diapresiasi dan resisten jam masuk sekolah 06.30 WIB. Kemudian mengaktifkan jalur kereta api tingkat tidak puas itu 20 an persen. Sama juga soal pengembangan monorel di Bandung Raya 15,9 persen tidak puas," ujar Rangga.

Pilih-pilih Kerja

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat dikonfirmasi di Bandung terkait lapangan pekerjaan, mengatakan anak-anak muda saat ini masih kurang berminat untuk bekerja di bidang pertanian dan juga konstruksi.

Padahal, saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah berupaya untuk membuka lapangan kerja selain di sektor perindustrian.

Dedi mengatakan, kekurangan minat dari anak muda zaman sekarang itu menjadi salah satu masalah yang perlu disoroti oleh pihak pemerintah, di mana saat ini, kebanyakan pelamar memilih untuk bisa diterima bekerja di pabrik.

"Yang menjadi problem adalah anak-anak yang ngelamar kerjanya senangnya ke pabrik. Enggak mau kerja di sektor itu. Misalnya, ngurusin sawah enggak mau, ikut kerja kuli bangunan enggak mau, kan ada problem itu juga. Mereka memilih pekerjaannya pada sektor formal," ucap Dedi di Sabuga, Kota Bandung.

Oleh karenanya, Dedi mengimbau agar para calon pelamar untuk tidak pilih-pilih soal pekerjaan, menurutnya untuk saat ini lebih baik mendapatkan pekerjaan dari pada menganggur.

"Nah, ini kan juga harus menjadi bahan pembelajaran bagi kita. Kepada seluruh orang yang hari ini nganggur, jangan pilih-pilih pekerjaan. Maksud saya kerja saja yang penting menghasilkan uang, toh pada akhirnya nanti juga akan bertemu dengan pekerjaan pilihan, hidup kan berproses," kata Dedi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Jabar Herman Suryatman atas hasil survei ini menyatakan dalam Bahasa Sunda bahwa Pemprov Jawa Barat di bawah Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan akan terus berjuang tanpa ragu guna kemajuan Jabar.

"Cadu mundur pantang mulang. Gaskeun teras kangge kamajuan tur kahormatan Jawa Barat (terus maju berjuang tanpa mundur. Gaskan terus untuk kemajuan dan kehormatan Jawa Barat)," tutur Herman dalam unggahan media sosialnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.