Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Dukung Penuh Penolakan KJA di Pantai Timur Pangandaran

📅 Kamis, 14 Agu 2025, 11:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Dukung Penuh Penolakan KJA di Pantai Timur Pangandaran Doc: Antara Foto
Ket. Kawasan Pantai Timur Pangandaran,

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan dukungan 100 persen kepada masyarakat Kabupaten Pangandaran yang menolak keberadaan keramba jaring apung (KJA) di Pantai Timur Pangandaran karena keberadaannya mengganggu aktivitas nelayan dan sektor pariwisata.

Pernyataan Gubernur Dedi Mulyadi itu disampaikan saat video call dengan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat deklarasi masyarakat menolak KJA yang digelar di Susi Air Beach Strip Pangandaran, Rabu.

Susi menyampaikan kembali pernyataan Gubernur kepada masyarakat Pangandaran yang hadir dari berbagai organisasi atau komunitas masyarakat Pangandaran terkait siap mendukung masyarakat dalam aksi penolakan itu.

"Nolak, 100 persen nolak," kata Susi mengucapkan ulang pernyataan Gubernur di hadapan masyarakat Pangandaran.

Pernyataan itu disambut teriakan dari massa sambil ungkapkan kata-kata "Bapak Aing" sebagai ucapan pengakuan mereka atas adanya dukungan gubernur tersebut.

Susi secara tegas menyatakan bersama dengan masyarakat menolak keberadaan KJA di Pantai Timur Pangandaran dan meminta pemerintah pusat untuk mencabut atau tidak melanjutkan izinnya.

Ia menjelaskan kawasan Pantai Timur itu merupakan daerah konservasi yang tidak boleh ada kegiatan selain pariwisata dan perikanan secara tradisional.

"Itu wilayah konservasi, tidak boleh ada kegiatan lain," katanya.

Selain Susi, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami juga sudah menyampaikan kepada Gubernur Jawa Barat terkait aspirasi masyarakat Pangandaran tentang penolakan KJA di Pantai Timur Pangandaran.

Gubernur, kata Citra, menyatakan siap bersama dengan masyarakat Pangandaran apabila keberadaan KJA di Pantai Timur Pangandaran itu mengganggu dan merugikan masyarakat.

"Saya sudah menghadap beliau, saya sudah ke KDM (Kang Dedi Mulyadi), sudah menyampaikan apa yang menjadi persoalan KJA di Pangandaran, dan beliau waktu itu sudah siap, saya siap kalau itu mengganggu," kata Citra.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.