Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNPB Lakukan Trauma Healing ke Korban Gempa Poso

📅 Rabu, 20 Agu 2025, 16:40 WIB | Oleh:
BNPB Lakukan Trauma Healing ke Korban Gempa Poso Doc: antara foto
Ket. Kerusakan akibat gempa Poso, Sulteng

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggencarkan pemulihan trauma (trauma healing) yang dialami sebagian besar warga korban gempa bumi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Direktur Dukungan Infrastruktur Darurat BNPB, Andria Yusferryzal mengatakan bahwa sejak 17 Agustus 2025 hingga kini gempa susulan masih terjadi meski dengan skala mengecil, sehingga menimbulkan kekhawatiran di masyarakat.

“Trauma ini harus ditangani, karena ketika belum pulih sudah muncul lagi gempa baru,” kata Andria dalam siaran daring bertajuk Teropong Bencana yang diikuti di Jakarta, Rabu (20/8).

Dia menyebut salah satu kendala di lapangan adalah maraknya informasi hoaks yang beredar di media sosial, seperti bahaya susulan gelombang besar dan seterusnya. Informasi - informasi menyesatkan itu dinilai memperburuk kondisi psikologis warga, khususnya mereka yang terdampak langsung gempa di tiga kecamatan.

“Kami mengonternya dengan mengedukasi masyarakat, dalam hal ini dipimpin langsung oleh kepala pusat data BNPB (Abdul Muhari) agar hanya mempercayai informasi kredibel dari pemerintah dan lembaga resmi negara,” ujarnya.

BNPB telah berkoordinasi dengan Dinas Kominfo Kabupaten Poso dan Provinsi Sulawesi Tengah untuk membuat edukasi publik terkait langkah yang harus dilakukan saat gempa, termasuk membandingkan dengan contoh kasus di daerah dan negara lain.

Selain itu, BNPB bersama Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga menyiapkan siaran pers resmi yang disebarkan secara lokal untuk menenangkan masyarakat sekaligus mengklarifikasi isu-isu yang tidak benar.

Menurut Andria, edukasi dari petugas itu juga diberikan melalui posko-posko pengungsian maupun pertemuan dialogis dengan warga di balai-balai desa.

“Imbauan kami, berita-berita yang diterima masyarakat harus diverifikasi ke pihak berkompeten. Secara psikologis, itu yang sekarang paling penting dilakukan,” ujar Andria.

Andria menambahkan upaya penanganan trauma dan konter hoaks ini berjalan paralel dengan pemulihan fasilitas serta kebutuhan dasar masyarakat di Poso.

Sebelumnya, BMKG melaporkan gempa magnitudo 6,0 mengguncang Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Minggu (17/8) pukul 05.36 WIB.

Gempa itu dimutakhirkan menjadi magnitudo 5,8 dengan episenter gempa terletak pada koordinat 1,27 derajat lintang selatan 120,75 derajat bujur timur, atau tepatnya berlokasi pada jarak 13 kilometer arah barat laut Kota Poso pada kedalaman 10 kilometer.

Sebanyak 433 orang atau 184 kepala keluarga yang menjadi korban terdampak bencana itu, sebagaimana laporan tim reaksi cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah, di antaranya adalah 31 jiwa lansia, 23 balita, dan lima orang penyandang disabilitas.

Desa Tangkura, Kecamatan Poso Pesisir Selatan merupakan lokasi paling terdampak setelah gempa yang berdasarkan kaji cepat sementara, tercatat delapan warga mengalami luka ringan, 49 rumah rusak berat dan 34 rumah rusak ringan, termasuk sejumlah fasilitas umum, yakni tiga rumah ibadah gereja dan satu sekolah dasar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.