Di Forum Tematik Bakohumas, Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Tekankan Pentingnya PPHN sebagai Pedoman dan Arah Pembangunan Berkelanjutan
📅 Selasa, 19 Agu 2025, 19:27 WIB | Oleh: Sriyono2.Menjamin keberlanjutan visi dan misi pembangunan yang tidak bergantung pada momen elektoral.
3.Meningkatkan integrasi pusat dan daerah.
4.Memperkuat sistem presidensial yang stabil dan efektif.
5.Meningkatkan semangat persatuan dalam bingkai NKRI.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ibas menegaskan, “Dalam konteks inilah PPHN diharapkan menjadi penjaga arah, memastikan kebijakan pembangunan tidak tergantung konstelasi politik namun berakar pada konsensus dasar kebangsaan sekaligus, PPHN menjadi bentuk kedaulatan rakyat yang lebih substantif. Rakyat tidak hanya memilih pemimpin, tapi juga merumuskan arah bangsa dalam bingkai konstitusi,” jelasnya.
“Peran kita semua penting, peran Bakohumas sangat krusial. Saudara-saudara semua adalah ‘penyambung nafas kebijakan ke rakyat’ -membangun literasi publik yang kritis dan mencerdaskan melalui kebenaran informasi dan kebijaksanaan komunikasi. Kita bisa merangkai narasi besar kebangsaan yang bisa dipahami oleh seluruh anak bangsa - dari Sabang sampai Merauke dari Miangas hingga Pulau Rote,” ujarnya.
“Kita bukan sekedar membangun jalan, gedung, dan infrastruktur -dan menyusun jejak kebijakan yang abadi lebih lama dari umur politik lima tahunan, Tapi kita membangun arah, membangun rasa kebangsaan, yang mencerdaskan, menginspirasi dan menyatukan di era digital, kita harus menjadi komunikator publik yang tangguh dalam melawan hoaks dan misinformasi, serta menjadi sumber informasi yang dapat dipercaya oleh masyarakat,” ajaknya mengajak Bakohumas untuk menjadi garda terdepan dalamera digital.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Melalui forum ini, kita diharapkan dapat mengedukasi publik tentang urgensi PPHN. Menyatukan persepsi, dan menguatkan dukungan terhadap upaya MPR untuk menghadirkan kembali haluan negara yang relevan dengan kebutuhan dan tantangan zaman,” pungkasnya.
Di akhir sambutannya, Ibas juga menyampaikan harapannya terhadap acara Bakohumas. “Semoga penyelenggaraan seminar tematik Bakohumas ini dapat menjadi momen strategis untuk mengedukasi publik, mengkonsolidasikan persepsi, serta menguatkan dukungan nasional,” harapnya.
Ibas menutup pidatonya dengan pertanyaan kepada hadirin. “Jika pembangunan bangsa tanpa haluan yang disepakati, maka kepada siapa masa depan ini akan dititipkan?” tanyanya kepada seluruh peserta acara, diikuti anggukan para hadirin.
Adapun acara Bakohumas ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua Badan Pengkajian MPR RI, Ir. H. Tifatul Sembiring, Guru Besar Universitas Muhammadiyah Surakarta, Prof. Dr. Aidul Fitriciada Azhari, S.H., M.Hum., serta Staf Khusus Wakil Ketua MPR RI, Usman Kansong, S.Sos., M.Si. Perwakilan dari berbagai kementerian dan badan, seperti Badan Gizi Nasional, Bakamla RI, Kemenkeu, PANRB, PPATK, Dewan Pertahanan Nasional, hingga Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), juga turut hadir sebagai peserta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!