Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

160 Ribu Pelajar Jadi Target Program CKG di Mataram

📅 Selasa, 19 Agu 2025, 17:55 WIB | Oleh:
160 Ribu Pelajar Jadi Target Program CKG di Mataram Doc: ANTARA/Nirkomala
Ket. Petugas Puskesmas Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, melakukan pemeriksaan mulut dan gigi kepada seorang siswa di SMP Negeri 15 Mataram melalui kegiatan cek kesehatan gratis (CKG) pelajar di kota itu, Selasa (19/8).

MATARAM - Pemerintah Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menargetkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk pelajar setempat dengan sasaran mencapai 160 ribu pelajar.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr H Emirald Isfihan, saat pencanangan kegiatan tersebut di SMP 15 Mataram, Selasa (19/8) mengatakan, dengan target sasaran pelajar baik tingkat SD, SMP, maupun SMA sekitar 160 ribu, kegiatan CKG tidak bisa dilaksanakan satu atau dua bulan tapi bisa sampai satu tahun.

"Kami tidak bisa menargetkan sebulan atau dua bulan, sebab cek kesehatan harus dilakukan minimal satu kali setahun," katanya.

Misalnya, untuk di SMP 15 Mataram dengan 1.141 siswa kegiatan CKG yang dilaksanakan oleh tim dari Puskesmas Mataram dalam sehari ditarget 100 orang, maka kegiatan CKG akan selesai selama 10-11 hari.

Sementara masih banyak siswa di sekolah-sekolah lain yang menjadi wilayah kerja dari Puskesmas Mataram, begitu juga dengan puskesmas lainnya seperti SMP Negri 1 Mataram, SMP Negeri 2 Mataram, SD Negeri Mataram dan sekolah-sekolah lainnya.

Untuk pelaksanaan CKG pelajar, mulai hari ini tim dari 11 puskesmas se-Kota Mataram turun ke masing-masing wilayah kerja dan memberikan layanan CKG kepada siswa.

Cakupan pemeriksaan CKG pelajar, hampir sama seperti pada CKG umum yang dicanangkan bagi yang berulang tahun yakni meliputi skrining penyakit tidak menular (PTM), penyakit menular, organ mata, telinga, anemia, hipertensi, diabetes, dan potensi lainnya yang muncul karena gaya hidup.

Program tersebut merupakan salah satu langkah inisiatif yang cepat dan mudah dicapai Presiden Prabowo Subianto serta menjadi program pemeriksaan kesehatan terbesar yang pernah dijalankan pemerintah.

"Ketika ada indikasi temuan penyakit, petugas akan memberikan rujukan untuk pemeriksaan lebih lanjut di tingkat puskesmas bahkan ke rumah sakit," katanya.

Selain itu, dalam kegiatan CKG juga diturunkan tim programer kesehatan jiwa yang akan melakukan skrining terhadap kesehatan mental siswa.

"Kalau ada indikasi siswa mengalami stres atau depresi, penanganan diarahkan ke psikolog yang sudah kami siapkan," katanya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dr H Lalu Hamzi Fikri dalam kesempatan itu mengatakan, CKG pelajar lebih kepada upaya pencegahan agar dapat mengetahui lebih dini kondisi kesehatan anak.

Karena itu apa yang menjadi program tersebut diharapkan mendapat dukungan dari orang tua, sekolah, dan siswa untuk sama-sama mewujudkan anak-anak sehat dan kuat.

"Anak-anak yang hebat, harmoni, empati, berkarakter, dan tangguh semua bisa tercapai dengan sehat jiwa raga," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Olahraga
Kalah dari Persija, Pelatih...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.