Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Momentum HUT RI, Ribuan Jemaat HKBP Doa Bersama Agar Alam Terpelihara Baik, Jauh dari Bencana

📅 Senin, 18 Agu 2025, 10:27 WIB | Oleh:
Momentum HUT RI, Ribuan Jemaat HKBP Doa Bersama Agar Alam Terpelihara Baik, Jauh dari Bencana Doc: ANTARA
Ket. Ephorus HKBP Pendeta Victor Tinambunan saat memberikan sambutan dalam doa bersama HKBP di Taman Proklamasi, Jakarta, Minggu (18/8/2025).

JAKARTA - Lebih dari dua ribu jamaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) mengikuti doa bersama agar alam Indonesia senantiasa terpelihara dengan baik bertepatan dengan momentum perayaan HUT Ke-80 RI di Taman Proklamasi, Jakarta, Minggu (17/8).

"Hari ini ada lebih dari 2 ribu warga jemaat HKBP dan juga pencinta lingkungan berdoa bersama di sini dengan tujuan utama supaya alam Indonesia ini terpelihara dengan baik, jauh dari bencana," kata Ephorus HKBP Pendeta Victor Tinambunan kepada wartawan di lokasi tersebut.

Menurut pemimpin HKBP itu, penyelenggaraan doa bersama di tengah momentum perayaan HUT RI termasuk wujud langkah tindak lanjut memperjuangkan kemerdekaan bagi bangsa Indonesia agar menyentuh sisi kelestarian alam.

Selama ini, menurut Victor, belum semua masyarakat di tanah air merdeka dalam menikmati alam yang lestari.

"Ini harus kita tindak lanjuti dengan usaha kita supaya kemerdekaan itu betul-betul dinikmati oleh seluruh masyarakat dan juga alam Indonesia ini lestari," kata dia.

Ia lalu mencontohkan kenikmatan alam yang lestari yang belum dirasakan oleh segenap elemen bangsa Indonesia yang ada di Tapanuli Raya, Sumatera Utara, akibat keberadaan PT Toba Pulp Lestari (TPL).

Victor menyampaikan keberadaan perusahaan itu telah membawa sejumlah dampak negatif bagi masyarakat di sekitarnya. Di antaranya, kemunculan bencana tanah longsor dan banyaknya ikan yang mati akibat pestisida.


"Sejak berdirinya, sudah banyak korban jiwa, tanah longsor. Yang kedua, karena tutupan hutan itu berkurang drastis, maka berulang kali sudah terjadi bencana, tanah longsor dan sungai-sungai kecil sudah mati. Juga dengan pestisidanya TPL, ikan-ikan juga menjadi banyak yang mati," kata dia.

Sejalan dengan itu, Victor menyampaikan HKBP menyerukan penutupan PT TPL karena keberadaannya lebih banyak memberikan dampak negatif daripada dampak positif.

"Nah ini korban sosialnya, korban ekologinya sampai sekarang itu. Itu makanya tiba pada kesimpulan bahwa kehadiran PT TPL itu jauh lebih banyak dampak negatifnya ketimbang positifnya," ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...
Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.