Atasi Pasar Cyber Security yang Berkembang Pesat, Synnex Metrodata Gandeng Sangfor Technologies
📅 Jumat, 15 Agu 2025, 13:50 WIB | Oleh: Mohammad Zaki Alatas
Doc: Dok. Istimewa
JAKARTA - PT Synnex Metrodata Indonesia (SMI) mengumumkan kemitraan strategis dengan Sangfor Technologies. Kemitraan ini secara langsung menanggapi pertumbuhan pesat sektor keamanan siber di Indonesia, yang berkembang dengan pesat.
Menurut studi yang dilakukan oleh GMI Research, pasar keamanan siber mengalami peningkatan permintaan sebesar 28% per tahun hingga tahun 2024, didorong oleh meningkatnya serangan siber dan undang-undang perlindungan data yang baru.
Pasar keamanan siber Indonesia, yang bernilai USD 1,4 miliar pada tahun 2024, diperkirakan akan mencapai USD 6,5 miliar pada tahun 2032, menciptakan permintaan mendesak akan solusi inovatif dan efisien biaya.
Direktur PT Synnex Metrodata Indonesia, Lie Heng mengatakan perusahaan di Indonesia kini menghadapi tekanan besar akibat meningkatnya ancaman siber, kebutuhan untuk memenuhi kepatuhan regulasi yang kompleks, serta keterbatasan anggaran TI.
“Melalui kolaborasi strategis dengan Sangfor Technologies kami menghadirkan solusi end-to-end yang tidak hanya memperkuat keamanan siber dan modernisasi infrastruktur, tetapi juga tetap efisien dari sisi biaya, memberikan nilai lebih tanpa mengorbankan kualitas dan keandalan,” katanya dalam keterangan resminya, Jumat (15/8).
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemitraan ini akan berfokus pada empat segmen industri utama yang mengalami kecepatan transformasi digital, yaitu sektor pemerintahan dalam memfasilitasi layanan pemerintah digital yang aman dan memenuhi persyaratan kepatuhan yang ketat serta kedaulatan data, sektor ritel dalam mendukung pertumbuhan e-commerce dan transformasi digital, sektor jasa keuangan dan asuransi dalam melindungi dari ancaman siber keuangan yang canggih, serta sektor manufaktur dalam melindungi hak kekayaan intelektual dan rahasia dagang serta memastikan keamanan teknologi operasional.
Keunggulan teknologi utama Sangfor meliputi Integrated Security Architecture, yang dapat mengintegrasikan deteksi dan respons ancaman di seluruh endpoint dan segmen jaringan, Cost-Effective Infrastructure Modernization memungkinkan pengurangan biaya kepemilikan total dibandingkan dengan solusi tradisional dan Comprehensive Solution Portfolio yang memungkinkan keamanan siber end-to-end dari endpointhingga cloud serta manajemen jaringan dan keamanan yang terintegrasi.
Keunggulan lainnya termasuk kecanggihan teknologi yang selalu mengikuti tren terbaru, seperti AI-driven security serta menghadirkan layanan purna jual terbaik melalui local support atau local engineer.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sedangkan Grayson Xia dari Sangfor Technologies mengatakan bahwa kemitraan ini lebih dari sekadar perjanjian distribusi – ini adalah komitmen untuk mengubah lanskap keamanan siber Indonesia.
“Dengan menggabungkan teknologi Innovatif Sangfordengan keahlian pasar yang mendalam dan jaringan mitrayang luas dari Synnex Metrodata Indonesia, kami berfokusuntuk menciptakan perubahan yang positif dan berkelanjutan bagi pasar di Indonesia,” katanya.
Kerja sama ini sejalan dengan inisiatif digitalisasi nasional Indonesia dan mendukung tujuan negara untuk menjadi pusat keamanan siber regional. Seiring dengan terus berkembangnya ancaman siber dan percepatan transformasi digital, kemitraan ini menempatkan kedua perusahaan di garis depan pertumbuhan pasar keamanansiber Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!