Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PLN UIP Sulawesi Bangun Laboratorium TIK di SMKN 1 Konawe Utara

📅 Kamis, 14 Agu 2025, 20:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
PLN UIP Sulawesi Bangun Laboratorium TIK di SMKN 1 Konawe Utara Doc: ANTARA
Ket. Siswa-siswa SMKN 1 Konawe Utara di Laboratorium Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK), SMKN 1, Konawe Utara, Sutra .

MAKASSAR – PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi membangun Laboratorium Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di SMKN 1 Konawe Utara, Sultra.

"Keberadaan Laboratorium TIK tersebut mengakhiri perjalanan 30 kilometer bagi siswa dan guru yang selama ini meminjam laboratorium komputer di sekolah lain," kata General Manager PLN UIP Sulawesi, Wisnu Kuntjoro, Adi di Makassar, Kamis (14/8).

Dia mengatakan perjalanan yang memakan waktu, biaya, dan tenaga itu selama bertahun-tahun, saat ini tinggal cerita karena sekarang sudah ada Laboratorium TIK di sekolah tersebut.

Laboratorium TIK SMKN 1 Konawe Utara, kata dia, saat ini sudah ada 25 komputer baru yang memenuhi ruangan yang dahulu kosong.

Tentu saja, kata dia, hal itu memberi warna baru pada proses belajar mengajar sekolah yang berada di Desa Mowundo, Kecamatan Molawe, Kabupaten Konawe Utara, itu.

Wisnu mengatakan program ini wujud nyata komitmen PLN dalam pemerataan akses pendidikan di sekitar wilayah proyek pembangunan infrastruktur.

“Semoga laboratorium ini menjadi pintu bagi generasi Konawe agar tidak tertinggal di era teknologi yang berkembang pesat,” ujarnya.

Pembangunan laboratorium ini juga beriringan dengan proyek strategis PLN, yakni pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV Andowia–Kendari yang melintasi empat kecamatan di Konawe Utara.

“Selain pendidikan, listrik adalah kebutuhan esensial. Karena itu ia berharap masyarakat dapat mendukung kelancaran proyek ini agar manfaatnya segera dirasakan, terutama oleh anak-anak sekolah," kata dia.

Kepala SMKN 1 Konawe Utara Iswan Lahadi menyatakan terharu dengan adanya bantuan PLN UIP Sulawesi yang dapat membantu kelancaran proses belajar mengajar di sekolah tersebut.

"Bantuan ini bukan sekadar mempermudah pembelajaran, tapi juga membuka peluang bagi siswa untuk lebih siap menghadapi dunia kerja yang sarat teknologi," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.