Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengelola Masjid Al-Azhar Gunakan Besek untuk Distribusi Daging Kurban Idul Adha

📅 Rabu, 27 Mei 2026, 13:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pengelola Masjid Al-Azhar Gunakan Besek untuk Distribusi Daging Kurban Idul Adha Doc: ANTARA
Ket. Hewan kurban yang disiapkan oleh pengelola Masjid Agung Al-Azhar, Jakarta Selatan, menjelang Idul Adha 1447 Hijriah, Selasa (26/5/2026).

JAKARTA – Pengelola Masjid Agung Al-Azhar menggunakan kemasan besek untuk mendistribusi daging kurban kepada masyarakat sebagai upaya mengurangi penggunaan kantong plastik dalam perayaan Idul Adha 1447 Hijriah/2026.

“Kami untuk tahap pertama pakai besek. Sudah dua tahun ini kami pakai besek,” kata Kepala Kantor Masjid Agung Al-Azhar, Tatang Komara, kepada wartawan ditemui di Jakarta, Rabu (27/5).

Tatang mengatakan penggunaan besek di masjid tersebut sudah diterapkan dalam dua tahun terakhir untuk sebagian penerima daging kurban.

Ia menjelaskan distribusi daging dengan kemasan besek ditujukan untuk pengurban dan penerima di sekitar kawasan masjid, termasuk sejumlah pejabat dan warga sekitar.

Namun, penggunaan besek belum diterapkan secara menyeluruh karena mempertimbangkan faktor jarak yang jauh dan kondisi pengemasan.

“Bagi yang memang jauh-jauh karena takut ada darah dan lain-lain, kita tetap dilapisi kantong kresek,” ucap dia.

Menurut dia, panitia juga menghindari penggunaan kantong plastik hitam sesuai imbauan pemerintah daerah. Sebagai gantinya, panitia menggunakan kantong plastik berwarna putih atau merah.

Selain menerapkan distribusi ramah lingkungan, panitia kurban Al-Azhar juga menggunakan sistem antar untuk menghindari kerumunan massa saat pembagian daging kurban.

"Kami sekarang sistemnya DO, jadi kita antar,” katanya.

Melalui sistem tersebut, daging kurban didistribusikan langsung ke instansi pemerintah, pesantren, panti sosial, maupun masyarakat yang telah mengajukan permohonan sebelumnya.

Penyaluran hewan kurban dilakukan dalam bentuk potongan daging yang sudah dikemas oleh panitia. Pendistribusian daging kurban dijadwalkan setelah salat dzuhur.

Sebanyak 15 orang tim jagal dan sekitar 25 orang panitia internal diterjunkan untuk menangani proses pemotongan, pencacahan, hingga pendistribusian daging kurban.

Hewan kurban tersebut nantinya didistribusikan ke sejumlah pesantren, panti, guru, karyawan, jemaah, serta desa binaan hingga ke luar Pulau Jawa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.