Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pelajar di Denpasar Bali Kumpulkan Sampah Plastik

📅 Rabu, 13 Agu 2025, 20:33 WIB | Oleh:
Pelajar di Denpasar Bali Kumpulkan Sampah Plastik Doc: ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo
Ket. Pelajar mengumpulkan sampah plastik untuk ditampung di bank sampah untuk memaknai HUT ke-80 RI di Denpasar, Bali, Rabu (13/8).

Denpasar -- Sejumlah pelajar tingkat sekolah dasar hingga menengah atas di Kota Denpasar, Bali, mengumpulkan sampah plastik untuk mendukung lingkungan bersih memaknai HUT ke-80 RI.

Pemerintah Desa Sumerta Kelod, Kota Denpasar, Bali, Rabu, menginisiasi aksi lingkungan itu dengan mengajak pelajar dari 12 satuan pendidikan negeri dan swasta tingkat SD-SMA/SMK yang ada di desa tersebut.

“Kami gaungkan semangat Kemerdekaan RI dengan mendidik anak usia dini terkait lingkungan,” kata Perbekel (kepala) Desa Sumerta Kelod I Gusti Ketut Anom Suardana, Rabu.

Dalam aksi bersih lingkungan tersebut, para pelajar dan aparat desa memungut sampah termasuk plastik dengan total sampah plastik mencapai 20 kilogram.

Sampah plastik berupa kantong plastik hingga botol plastik itu kemudian ditimbang dan ditampung oleh bank sampah Tresna Sari yang ada di desa setempat dan menjadi tabungan warga.

Dengan cara tersebut, ia mengharapkan tidak semua sampah termasuk sampah plastik yang masih bisa didaur ulang, tidak terhenti di tempat pemrosesan akhir (TPA) di Suwung, Denpasar yang saat ini kondisinya sudah penuh.

Sedangkan sampah organik, pihaknya menginisiasi pembuatan teba meguna yang dibuat di kantor desa yakni lubang komposter sampah organik menjadi pupuk kompos secara alami dalam periode tertentu, sekaligus berfungsi sebagai daerah resapan air hujan.

“Hasilnya kami gunakan untuk pupuk di rumah dan kantor. Tinggal residu dan non organik yang perlu penanganan,” imbuhnya.

Pihaknya sejak 2021 telah membentuk kader lingkungan dengan melibatkan para pelajar SD hingga SMA/SMK yang ikut membantu memberikan edukasi terkait kepada adik-adik kelas di sekolah masing-masing.

Pemerintah daerah di Bali saat ini sedang berkutat dengan penanganan sampah mengingat kondisi TPA sudah penuh.

Bahkan, pemerintah berencana menutup TPA Suwung Denpasar karena menerapkan sistem pembuangan terbuka (open dumping).

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bali, rata-rata volume sampah di Bali mencapai total 3.436 ton per hari.

Denpasar menyumbang paling besar mencapai 1.005 ton per hari dan Kabupaten Badung 547 ton per hari ditampung di TPA Suwung Denpasar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

26 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.