Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kelompok Etnis Bertekad Halangi Pemilu Di Wilayahnya

📅 Selasa, 12 Agu 2025, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kelompok Etnis Bertekad Halangi Pemilu Di Wilayahnya Doc: AFP
Ket. Sejumlah anggota Komite Pemilu Myanmar sedang mempersiapkan perangkat pemilu di Yangon pada September 2023 lalu. Kelompok etnis Tentara Arakan pada Senin (11/8) menyatakan bahwa mereka akan menghalangi pemilu pada Desember di wilayah yang dikuasainya.

YANGON - Salah satu kelompok etnis paling kuat di Myanmar pada Senin (11/8) berjanji untuk menghalangi pemilihan umum di wilayah yang dikuasainya, menolak pemilihan umum yang disebut-sebut oleh junta militer sebagai cara untuk mengakhiri perang saudara di negara itu.

Tentara Arakan (AA) telah muncul sebagai penantang utama para jenderal yang berkuasa di Myanmar sejak kudeta militer tahun 2021 yang memicu perang dan saat ini menguasai hampir seluruh Negara Bagian Rakhine barat.

Selain AA, militer sedang memerangi sejumlah tentara etnis lain yang telah lama menentang kekuasaan pusat dan telah bergabung di garis depan dengan unit gerilya prodemokrasi baru.

Akhir bulan lalu, junta mengakhiri keadaan darurat nasional yang diumumkan selama kudeta dan mengatakan akan mengadakan pemilihan umum pada bulan Desember mendatang.

Kelompok oposisi, termasuk anggota parlemen demokrat yang digulingkan dalam kudeta, memboikot pemungutan suara tersebut, sementara seorang pakar PBB menyebut pemilu itu sebagai sebuah sandiwara yang dirancang untuk melegitimasi kekuasaan junta yang berkelanjutan.

Khaing Thu Kha, juru bicara AA, mengatakan pemilu akan diblokir dari wilayah Rakhine yang dikuasai kelompok tersebut dimana kelompok etnis itu menguasai 14 dari 17 kotamadya di negara bagian itu, menurut pemantau konflik.

"Pemilu tanpa dukungan publik tidak akan menguntungkan rakyat dan hanya akan menciptakan lebih banyak kebingungan bagi rakyat," kata Khaing Thu Kha dalam konferensi pers yang disiarkan langsung.

"Pemilu mungkin bisa digelar di wilayah yang dikuasai dewan militer, tapi tidak di wilayah yang dikuasai kami. Yang pasti, masyarakat Rakhine tidak tertarik dengan pemilu ini," imbuh dia.

Saling Serang

Junta memperkirakan Rakhine, yang berbatasan dengan Bangladesh, adalah rumah bagi sekitar 2,5 juta dari 51 juta penduduk Myanmar. Menurut data PBB, sekitar 560.000 orang saat ini hidup terlantar di Rakhine.

AA awalnya memiliki gencatan senjata dengan junta tetapi mengakhirinya pada akhir tahun 2023, bergabung dengan tentara etnis lain dalam serangan gabungan, yang menimbulkan kerugian teritorial yang menyakitkan di seluruh negeri.

Pasukan junta militer telah menanggapi serangan tersebut dengan kampanye serangan udara yang dahsyat dan blokade de facto yang memutus akses antara negara pantai itu dan wilayah lain di negara itu.

Junta mengatakan telah menegakkan tindakan keadaan darurat lokal di 14 kotamadya negara bagian untuk memastikan stabilitas, perdamaian, dan supremasi hukum. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

49 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.