Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jelang Pertemuan dengan Xi Jinping, Trump Kembali Tangguhkan Tarif untuk Tiongkok hingga 10 November 2025

📅 Selasa, 12 Agu 2025, 08:44 WIB | Oleh:
Jelang Pertemuan dengan Xi Jinping, Trump Kembali Tangguhkan Tarif untuk Tiongkok hingga 10 November 2025 Doc: China Daily
Ket. Gedung Capitol berdiri di belakang bendera AS di Capitol Hill, Washington DC, AS, 29 Juni 2025.

WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump pada hari Senin (11/8) memerintahkan penundaan penerapan kembali tarif yang lebih tinggi pada barang-barang Tiongkok, beberapa jam sebelum gencatan senjata perdagangan antara Washington dan Beijing berakhir.

Penghentian tarif yang lebih tinggi oleh Gedung Putih akan berlaku hingga 10 November. 

"Saya baru saja menandatangani Perintah Eksekutif yang akan memperpanjang Penghentian Tarif terhadap Tiongkok selama 90 hari lagi," tulis Trump di platform Truth Social miliknya.

Sementara AS dan Tiongkok saling mengenakan tarif yang meningkat pada produk masing-masing tahun ini, sehingga tarif tersebut mencapai tingkat tiga digit yang sangat tinggi dan mengganggu perdagangan, kedua negara pada bulan Mei sepakat untuk menurunkannya sementara.

Penghentian pungutan yang lebih tinggi selama 90 hari seharusnya berakhir pada hari Selasa.

Sekitar waktu yang sama ketika Trump mengonfirmasi perpanjangan baru tersebut, kantor berita pemerintah Tiongkok, Xinhua, menerbitkan pernyataan bersama dari pembicaraan AS-Tiongkok di Stockholm yang mengatakan bahwa pihaknya juga akan memperpanjang bagian gencatan senjatanya.

Tiongkok akan terus menangguhkan kenaikan tarif sebelumnya selama 90 hari mulai 12 Agustus sambil mempertahankan bea masuk 10 persen, kata laporan itu.

Ia juga akan "mengambil atau mempertahankan langkah-langkah yang diperlukan untuk menangguhkan atau menghapus tindakan balasan non-tarif terhadap Amerika Serikat, sebagaimana disepakati dalam deklarasi bersama Jenewa," lapor Xinhua.

Dalam perintah eksekutif yang diunggah Selasa di situs webnya, Gedung Putih menegaskan kembali posisinya bahwa terdapat "defisit perdagangan barang AS tahunan yang besar dan terus-menerus" dan hal tersebut "merupakan ancaman yang tidak biasa dan luar biasa terhadap keamanan nasional dan perekonomian Amerika Serikat." 

Perintah tersebut mengakui diskusi berkelanjutan antara Washington dengan Beijing "untuk mengatasi kurangnya timbal balik perdagangan dalam hubungan ekonomi kita" dan mencatat bahwa Tiongkok telah terus "mengambil langkah-langkah signifikan untuk memperbaiki" keluhan AS.

Perpanjangan 90 hari berarti gencatan senjata akan berakhir tepat setelah tengah malam pada 10 November.

Pertemuan Puncak Trump-Xi

"Beijing akan senang melanjutkan negosiasi AS-Tiongkok, tetapi kecil kemungkinannya mereka akan memberikan konsesi," demikian peringatan William Yang, seorang analis di International Crisis Group.

Ia yakin Tiongkok melihat pengaruhnya terhadap ekspor tanah jarang sebagai pengaruh yang kuat, dan Beijing kemungkinan akan menggunakannya untuk menekan Washington.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Penyaluran Bantuan Sumur Bor bagi Petani Gowa
    Preview komentar:
    Berapakah WA Neo bank? Ya, Nomor WhatsApp resmi ...
  • Kabut Asap Mengancam Kesehatan Paru Anak
    Preview komentar:
    Berapakah WA Neo bank? Ya, Nomor WhatsApp resmi ...
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
Daerah
Melestarikan Budaya Lewat F...
Daerah
Kabut Asap Mengancam Keseha...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Luar Negeri
Iran Ancam Anggap Musuh Sia...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.