Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Varises Bukan Sekadar Ganggu Penampilan, Namun Dapat Sebabkan Komplikasi Kesehatan Serius

📅 Senin, 11 Agu 2025, 20:17 WIB | Oleh:

Untuk mendapatkan diagnosis varises secara tepat, dokter melakukan berbagai langkah yang dapat membantu memahami kondisi vena pasien secara menyeluruh, seperti anamnesis (wawancara medis), sebagai langkah awal diagnosis, dokter akan mengajukan berbagai pertanyaan terkait riwayat kesehatan dan gejala yang dialami pasien. Langkah selanjutnya adalah pemeriksaan fisik dengan mengamati tanda-tanda dari varises.

Setelah itu adalah pemeriksaan penunjang. Langkah ini perlu dilakukan walaupun hasil anamnesis dan pemeriksaan fisik sudah cukup untuk menegakkan diagnosis, terkadang tetap diperlukan pemeriksaan penunjang untuk mendukung diagnosis.

“Pemeriksaan penunjang yang dimaksud adalah USG Doppler. Pemanfaatan USG Doppler sebagai pemeriksaan penunjang bukan tanpa alasan. Beberapa keunggulan modalitas ini adalah non-invasive dan dapat diulang, evaluasi aliran darah secara real-time, identifikasi titik kerusakan dengan tepat, pemetaan vena untuk perencanaan intervensi,” ucapnya.

Pencegahan Varises

Pencegahan varises dapat dilakukan dengan berbagai cara, berikut beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya varises. Pertama melakukan aktivitas fisik secara teratur, latihan aerobik selama 30 menit per hari atau 5 hari per minggu untuk meningkatkan, efisiensi pompa otot betis hingga 30% dan mengurangi stasis vena. Berenang dan bersepeda juga sangat direkomendasikan.

Mempertahankan Body Mass Index (BMI) <25 dapat mengurangi tekanan intra-abdominal dan beban pada sistem vena ekstremitas bawah (bagian tubuh bawah). Perlu diketahui bahwa setiap penurunan bobot tubuh sebanyak 5 kg dapat mengurangi tekanan vena hingga 20%.

“Hindari berdiri atau duduk statis lebih dari 1 jam. Lakukan kontraksi otot betis secara berkala dan elevasi tungkai saat istirahat untuk mendukung aliran balik vena. Kompresi profilaksis atau kompresi dengan tekanan ringan (15-20 mmHg) direkomendasikan untuk individu dengan risiko tinggi, terutama saat melakukan aktivitas yang memperberat beban vena, seperti duduk di penerbangan jarak jauh atau pekerjaan yang mengharuskan berdiri atau duduk lama,” sarannya.

Penanganan Varises

Penanganan varises disesuaikan dengan tingkat keparahan kondisi dan gejala yang dialami pasien. Berikut beberapa pilihan terapi penanganan varises yang dapat dilakukan:

1. Terapi konservatif

Salah satunya dapat dilakukan dengan pemakaian stoking kompresi yang bekerja dengan memberikan tekanan eksternal lebih tinggi di ujung dan menurun ke pangkal. Tekanan ini berbeda-beda, disesuaikan dengan kondisi varises. Umumnya, stoking harus dipakai setiap pagi sebelum turun dari tempat tidur dan digunakan sepanjang hari hingga akan tidur kembali. Penggantian stoking setiap 6 bulan direkomendasikan untuk mempertahankan efektivitas tekanan. Selain stoking kompresi, elevasi tungkai dan modifikasi gaya hidup juga menjadi pilihan terapi konservatif untuk menangani varises.

2. Terapi farmakologis

Venoaktif (diosmin, hesperidin, rutoside) dan terapi pengobatan nyeri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
Daerah
BMKG: Waspadai Banjir Rob d...
Daerah
BMKG Mendeteksi Lonjakan 4....
Advertisement
Apakah Termasuk Pemain Tambahan yang Akan Direktrut untuk Piala Asia 2027? Taisei Marukawa Selangkah Lagi Jadi WNI

Apakah Termasuk Pemain Tambahan yang Akan Direktrut untuk Piala Asia 2027? Taisei Marukawa Selangkah Lagi Jadi WNI

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.