Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wajib Tahu! Kenapa Calon Pengantin Perlu Cek Kesehatan Sebelum Menikah?

📅 Minggu, 10 Agu 2025, 14:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Kondisi yang dikenal pula sebagai penyakit rhesus ini merupakan kelainan pada bayi akibat mewarisi Rh+ dari ayah, sementara sang ibu memiliki Rh-. Ketidakcocokan rhesus menyebabkan sistem kekebalan ibu menyerang sel darah merah bayi, sehingga bisa mengakibatkan si kecil mengalami anemia berat, penyakit kuning, disabilitas, hingga kematian.

Sebagian besar penyakit rhesus muncul pada kehamilan kedua.

2. Cegah stunting hingga penyakit keturunan

Secara garis besar, complete blood count (CBC) alias pemeriksaan darah lengkap bertujuan untuk memeriksa kondisi sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit (keping darah).

Selain untuk mengevaluasi kondisi kesehatan secara umum, tes CBC bisa mendeteksi masalah kesehatan, seperti anemia (kekurangan sel darah merah), kekurangan gizi, hingga talasemia (kelainan sel darah merah genetik karena kekurangan hemoglobin).

Anemia misalnya, masih menjadi masalah laten yang dialami sekitar 32% remaja perempuan di Indonesia (empat dari 10 remaja perempuan mengalami kondisi ini).

Anemia tidak hanya membahayakan nyawa ibu usai persalinan, tetapi juga berisiko membahayakan janin. Sebab, kekurangan sel darah merah bisa jadi tanda kekurangan zat gizi yang diperlukan untuk mendukung kehamilan, seperti zat besi, vitamin B12, protein, dan folat. Akibatnya, anak berisiko terlahir prematur, berat badan lahir rendah, perkembangan kognitif dan motoriknya terhambat, stunting hingga kehilangan nyawa.

Karena itu, pemerintah menyarankan agar pengantin perempuan yang mengalami anemia dan kekurangan gizi untuk menunda kehamilan hingga kondisinya membaik.

Selain anemia, peningkatan kasus talasemia dasawarsa terakhir membuat pemeriksaan darah lengkap sangat penting untuk memutus mata rantai penyakit keturunan ini.

Talasemia berisiko menyebabkan anak mengalami kerusakan organ dalam (seperti jantung dan hati), pertumbuhan terhambat, dan lebih rentan terinfeksi.

Kita dapat mencegah talasemia dengan menghindari perkawinan sesama pembawa sifat talasemia.

3. Cegah penyakit menular

Manfaat cek kesehatan pranikah berikutnya untuk melindungi diri, pasangan, maupun keturunan dari penyakit menular. Ada beragam pemeriksaan yang perlu dilakukan, salah satunya tes HIV untuk mencegah penularan human immunodeficiency virus (HIV) yang merusak kekebalan tubuh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.