Wajib Tahu! Kenapa Calon Pengantin Perlu Cek Kesehatan Sebelum Menikah?
📅 Minggu, 10 Agu 2025, 14:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: The Conversation
Indra Adi Susianto, Unika Soegijapranata
Sebelum melanjutkan ke jenjang pernikahan, penting bagi kamu dan pasangan untuk saling transparan soal kondisi satu sama lain, termasuk kesehatan.
Caranya dengan melakukan premarital check up, yaitu rangkaian pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin sebelum menikah.
Cek kesehatan pranikah sangat berguna untuk mengurangi risiko masalah kesehatan pada calon pengantin maupun buah hati kelak, sekaligus memantapkan keputusan menikah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Cegah penyakit turunan maupun menular
Pemerintah Indonesia menganjurkan agar setiap calon pengantin cek kesehatan minimal tiga bulan sebelum pernikahan. Bahkan di beberapa wilayah (seperti Depok dan Jakarta), pemeriksaan kesehatan jadi syarat wajib menikah dan bisa dilakukan secara gratis di puskesmas setempat.
Selain itu, kamu bisa cek kesehatan pranikah berbayar di klinik dan rumah sakit. Biayanya mencapai Rp700 ribu hingga di atas Rp3 juta (tergantung paket pilihan).
Sebaiknya Anda baca juga:
Penelitian dalam jurnal PLOS One mengungkapkan bahwa cek kesehatan pranikah berpotensi mengurangi risiko penularan infeksi menular seksual (seperti HIV dan sifilis) maupun penyakit keturunan (seperti talasemia).
Berikut manfaat tes kesehatan pranikah yang perlu kamu tahu:
1. Mengetahui kecocokan rhesus darah
Jika kamu dan pasangan berencana memiliki anak, coba cek golongan darah dan rhesus terlebih dahulu. Tes ini diperlukan untuk mengetahui kecocokan rhesus (Rh) kamu dengan pasangan sehingga bisa mengurangi risiko komplikasi pada janin.
Rhesus merupakan protein pelapis sel darah merah yang terdapat di dalam setiap golongan darah (A, B, O, dan AB). Protein ini terbagi menjadi rhesus negatif (Rh-) dan rhesus positif (Rh+).
Idealnya, kamu dan pasangan harus memiliki rhesus setipe (sama-sama Rh- atau Rh+). Perbedaan rhesus antara kamu dan pasangan berisiko menimbulkan inkompatibilitas rhesus (ketidakcocokan rhesus).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!