Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Petani Muda Kreatif Digaungkan, Tapi Tantangan Lahan dan Harga Tetap Membayangi

📅 Minggu, 10 Agu 2025, 23:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Petani Muda Kreatif Digaungkan, Tapi Tantangan Lahan dan Harga Tetap Membayangi Doc: ANTARA/HO-Pemkab Banyuwangi
Ket. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat berkunjung dan panen selada milik petani muda Saiful di Kecamatan Glenmore.

BANYUWANGI - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, gencar menumbuhkan regenerasi petani dengan mendorong lahirnya petani muda yang inovatif dan berdaya saing. 

Upaya ini dilakukan dengan mengajak generasi muda setempat untuk melihat potensi sektor pertanian sebagai peluang usaha yang menjanjikan, bukan sekadar pekerjaan tradisional, sehingga mampu menciptakan kemandirian ekonomi dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mencontohkan dua pemuda asal Kecamatan Glenmore, yang sukses mengembangkan usaha pertanian hidroponik selada.

"Dua pemuda ini membuktikan bahwa pertanian bukan profesi yang tertinggal, melainkan bisa menjadi jalan sukses jika ditekuni dengan ilmu dan inovasi," katanya di Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (10/8).

Dua pemuda itu, kata Ipuk, adalah Saiful Bahri dan Ferdiansyah yang merupakan dua pelaku agribisnis yang lahir dari program inovatif Pemkab Banyuwangi, yakni Jagoan Tani.

Ia menceritakan, perjuangan Saiful membangun usaha hidroponik dari nol hingga jadi pemasok tetap ke sejumlah gerai kebab dan toko salad di Banyuwangi.

"Jadi, ini contoh dua anak muda yang bisa menjadi inspirasi, kami mengajak anak muda untuk ikut Jagoan Banyuwangi," kata Bupati Ipuk.

Sementara Saiful menyampaikan usahanya dimulai saat pandemi COVID-19 pada 2020 dan kala itu ia tergugah melihat kegiatan bertani hidroponik di Pay Farm, usaha milik Ferdiansyah, berlokasi di Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore.

"Awalnya merintis tiang greenhouse dari bambu, atap plastik seadanya. Pernah semua tanaman selada mati karena nutrisi kebanyakan, pernah juga atap roboh karena hujan, tapi saya terus bangkit dan terus belajar dari kesalahan," katanya.

Saiful menceritakan saat ini sudah memiliki greenhouse berukuran 12X20 meter, dengan 10 meja tanam dan 4.500 lubang hidroponik. Setiap hari ia panen sekitar 10 sampai 20 kilogram selada, yang sebagian besar dikirim ke gerai kebab dan toko salad di Banyuwangi.

"Omzet harian sekitar Rp200.000, dan per bulan sekitar Rp6.000.000, bisa lebih saat harga naik. Untuk sekarang harga jual per kilogram selada ke mitra berkisar Rp20.000 per kilogram," kata Saiful.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Rona
Lisa BLACKPINK Rilis EP Sol...
Nasional
SKK Migas Umumkan Kurangi E...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.