Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Normalkan Penglihatan Akibat Mata Tua dengan Prosedur RLE

📅 Minggu, 10 Agu 2025, 21:52 WIB | Oleh:

Diperkuat teknologi Femtosecond Laser-Assisted Cataract Surgery (FLACS) yang berpresisi tinggi dan minim risiko, prosedur RLE memungkinkan kalangan pasien presbiopia segera terbebas dari ketergantungan berkacamata atau menggunakan lensa kontak.

RLE merupakan prosedur penggantian lensa alami mata yang sudah tidak berfungsi optimal dengan lensa tanam (intraokular lens/IOL). Keandalan prosedur RLE tak hanya efektif untuk mengoreksi presbiopia, tetapi juga gangguan refraksi lainnya, seperti mata minus (miopia), mata plus (hipermetropia), dan silinder (astigmatisme) - semuanya dalam satu tindakan.

“RLE sangat direkomendasikan untuk pasien yang mengalami perubahan penglihatan akibat proses penuaan. Bukan itu saja, RLE juga menjadi satu-satunya pilihan dalam kasus-kasus khusus yang sudah tak tertangani LASIK atau SMILE Pro. Misalnya, penderita miopia ekstrem dengan kondisi minus 20,” ungkapnya.

Keunggulan lain RLE, dari tingkat keberhasilan tindakan, rasionya mencapai 98,5 persen. Risiko 1,5 persen komplikasi operasi biasanya bisa dikoreksi dengan operasi lanjutan. Dari sisi pasien, 95 persen mengaku puas dengan hasil tindakan dan berpendapat RLE telah mengubah hidup mereka. Selain itu, 4 dari 5 pasien juga sudah tidak lagi membutuhkan kacamata setelah mendapatkan prosedur RLE.

Penerapan prosedur RLE di jaringan JEC Eye Hospitals and Clinics diperkuat teknologi Femtosecond Laser-Assisted Cataract Surgery (FLACS) yang berpresisi tinggi dan minim risiko, dengan waktu pemulihan yang lebih cepat.

Tergantung kondisi masing-masing pasien, waktu tindakan RLE berbasis FLACS cenderung cukup singkat (berkisar 10-15 menit per mata). Saat ini, layanan RLE dengan FLACS telah tersedia di RS Mata JEC @ Menteng, RS Mata JEC @ Kedoya dan RS Mata JEC Orbita @ Makassar, sedangkan prosedur RLE bisa didapatkan di seluruh cabang JEC.

Dalam tata laksana prosedur RLE, pemilihan lensa tanam mengombinasikan kebutuhan visual pasien secara personal dan rekomendasi dokter spesialis mata, demi mencapai hasil penglihatan yang optimal - sesuai gaya hidup masing-masing pasien. Tidak bisa disamaratakan! Ragam pilihan teknologi lensa tanam di JEC meliputi beberapa hal sebagai berikut.

IOL Multifocal

Lensa Multifocal hadir menyempurnakan hasil kualitas penglihatan pada operasi katarak. IOL ini mampu menghilangkan gangguan kacamata presbiopia, miopia dan hiperopia dalam satu kali tindakan sehingga penglihatan dekat untuk membaca, penglihatan menengah seperti aktivitas menggunakan komputer serta penglihatan jauh akan lebih baik tanpa perlu menggunakan kacamata setelah tindakan operasi katarak.

IOL Extended Depth of Focus (EDOF)

Menyerupai lensa Multifocal, lensa ini memberikan penglihatan yang lebih alami dengan jangkauan jelas dari jarak jauh hingga menengah lebih dominan dibanding penglihatan dekatnya. IOL EDOF dirancang untuk mengurangi efek silau sehingga beraktivitas sehari-hari menjadi lebih nyaman.

IOL Monofocal

Lensa Non-Aspheric - bekerja untuk mengoreksi gangguan rabun jauh, tetapi masih mempunyai aberasi atau bias yang tinggi. Lensa Aspheric - memberikan kualitas penglihatan melalui kontras warna yang lebih baik dibanding lensa Non-Aspheric.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.