Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gorontalo Kolaborasi Kegiatan Edukasi untuk Cegah Stunting

📅 Minggu, 10 Agu 2025, 20:50 WIB | Oleh:
Gorontalo Kolaborasi Kegiatan Edukasi untuk Cegah Stunting Doc: ANTARA/HO-Dinkes Provinsi Gorontalo
Ket. Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Afriyani Katili menyerahkan bantuan dari Baznas pada kegiatan edukasi cegah stunting di Kecamatan Suwawa, Provinsi Gorontalo, Sabtu (9/8).

Gorontalo -- Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo berkolaborasi dengan BKKBN, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango dan Baznas pada kegiatan edukasi pencegahan stunting bagi keluarga risiko stunting pasangan usia subur (KRS PUS).

Pelaksana Tugas Sekretaris Dinkes Provinsi Gorontalo Afriyani Katili di Gorontalo, Minggu, mengatakan kegiatan digelar di Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango tersebut, upaya sinergi antara pemerintah daerah, lintas sektor dan masyarakat dalam memperluas jangkauan pelayanan kesehatan reproduksi.

Kegiatan itu, khususnya upaya percepatan penurunan stunting bagi keluarga dengan risiko tinggi. Keluarga risiko stunting pasangan usia subur (KRS PUS) itu, meliputi terlalu muda, terlalu tua, terlalu banyak anak, dan terlalu dekat jarak kelahiran.

"Kami menitikberatkan pada pentingnya pemahaman 4T (terlalu muda, terlalu tua, terlalu banyak anak, terlalu dekat jarak kelahiran), sebagai faktor risiko yang dapat memengaruhi kesehatan ibu dan anak," katanya.

Pihaknya mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dengan BKKBN, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango dan Baznas, melalui kegiatan intensifikasi dan integrasi pelayanan keluarga berencana dan kesehatan reproduksi (KBKR) di wilayah khusus, sekaligus sosialisasi pencegahan stunting yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan dari pihak Baznas.

Ia menjelaskan kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan generasi sehat, cerdas, dan bebas stunting di Provinsi Gorontalo.

"Pendekatan integrasi seperti ini sangat efektif karena tidak hanya memberikan edukasi kesehatan, tetapi juga dukungan nyata bagi keluarga risiko stunting melalui bantuan dan pendampingan," katanya.

Pada kesempatan itu, Baznas menyalurkan bantuan kepada 100 keluarga penerima manfaat berasal dari 10 desa di Kecamatan Suwawa, sebagai wujud kepedulian sosial membantu pemenuhan gizi dan kebutuhan dasar keluarga risiko stunting.

Kegiatan ini diharapkan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap kesehatan reproduksi, menekan angka stunting, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga di wilayah khusus menjadi semakin membaik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Bapanas Perkuat Gerakan Sel...

Peluang Melemah Terbuka, 22 Juni 2026

50 menit yang lalu | Rizky

Ekonomi
Peluang Melemah Terbuka, 22...
Nasional
Menanam bambu untuk menjaga...
Pelari dari 17 Negara Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2026

Pelari dari 17 Negara Ramaikan Mandiri Jogja Marathon 2026

22 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.