Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mendiktisaintek: Kampus Jadi Lokomotif Ekonomi Berbasis Sains Teknologi

📅 Jumat, 08 Agu 2025, 00:55 WIB | Oleh:
Mendiktisaintek: Kampus Jadi Lokomotif Ekonomi Berbasis Sains Teknologi Doc: RRI/Tsalisa Nur Aini
Ket. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto (Tengah)

JAKARTA - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, mendorong kampus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi nasional. Langkah ini dilakukan melalui penyelarasan riset dan sumber daya manusia dengan kebutuhan industri dan delapan prioritas pembangunan.

“Dua hal yang kami dorong adalah SDM unggul serta riset relevan dengan permasalahan industri. Semua harus inline agar kampus menyatu dengan arah pembangunan,” kata Brian dalam keterangan pers tentang Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) 2025, di Institut Teknologi Bandung (ITB), Jawa Barat, Kamis (7/8).

Ia memastikan, kementeriannya aktif mengidentifikasi bidang penting sesuai kebutuhan pembangunan Indonesia. Menurutnya, riset dan pendidikan tinggi diarahkan untuk mendukung penciptaan industri baru berbasis inovasi dan teknologi nasional.

“Topik riset harus hasil kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan pemda dan pelaku industri setempat. Kampus harus jadi mitra pemecah masalah nyata,” kata Brian.

Kampus pun diarahkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berbasis pengembangan teknologi dan pemecahan persoalan daerah. Pemerintah berharap riset di kampus tidak hanya teoritis, melainkan berlanjut ke skala industri berkelanjutan.

“Di banyak negara, kampus jadi tulang punggung ekonomi daerah. Kita juga harus menuju arah itu,” ucap dia.

Secara terpisah, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mendukung penguatan peran kampus sebagai pusat pertumbuhan industri berbasis riset lokal. Ia menekankan, pentingnya keterlibatan lulusan kampus dalam sektor strategis yang menunjang ekonomi daerah.

“Saya membayangkan mesin panen, drone, dan kapal dibuat oleh anak-anak Indonesia. Karya sains anak bangsa harus jadi tulang punggung ekonomi berkelanjutan,” kata Gubernur Dedi Mulyadi.

Ia berharap, ke depan setiap riset kampus mampu memecahkan masalah industri lokal dan memperkuat ekonomi Indonesia. Harapan ini sejalan dengan upaya menciptakan SDM unggul dan mandiri dalam penguasaan teknologi nasional. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.