Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gali Potensi Generative Artificial Intelligence, Mahasiswa ITS Lulus tanpa Skripsi

📅 Jumat, 08 Agu 2025, 18:14 WIB | Oleh:
Gali Potensi Generative Artificial Intelligence, Mahasiswa ITS Lulus tanpa Skripsi Doc: Istimewa
Ket. Bima Surya Samudra, mahasiswa Departemen Manajemen Bisnis ITS yang menjadi lulusan lewat publikasi terindeks Scopus

SURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melalui Departemen Manajemen Bisnis kembali meluluskan salah satu mahasiswa berprestasinya. Berbeda dari mahasiswa lainnya, Bima Surya Samudra menjadi satu-satunya lulusan yang dinyatakan lulus tanpa skripsi melainkan melalui publikasi terakui, sebagaimana pernah dilakukan ITS pada 2020 lalu.Dalam tuturannya, Bima membagikan, penelitian yang bertajuk The Use of Generative AI in Workplace: Driving Factors, Barriers, and Benefits ini digarapnya selama kurang dari dua tahun. Penelitian yang terindeks Scopus pada konferensi internasional IEEE TEMSCON ASPAC 2024 tersebut pula lah yang berhasil membawa Bima menjadi salah satu wisudawan pada Wisuda ke-132 ITS mendatang.Dalam kisahnya, Bima mengungkapkan bahwa penyusunan penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk menggali potensi Generative Artificial Intelligence (Gen AI). Ia menjelaskan, adopsi kecerdasan buatan semakin meluas dan dimanfaatkan dalam mendukung produktivitas, efisiensi, serta pengambilan keputusan di dunia kerja. Meski demikian, Bima menilai pemanfaatan Gen AI di Indonesia masih memerlukan pemahaman yang lebih mendalam.Untuk menjawab permasalahan tersebut, lelaki berkacamata itu melakukan studi untuk menyelidiki potensi penggunaan Gen AI di tempat kerja dengan metode Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). Survei pada penelitiannya dilakukan secara daring dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Penelitian ini berhasil menghimpun data dari 150 responden yang berasal dari berbagai sektor, termasuk perusahaan swasta, BUMN, BUMD, perusahaan multinasional, hingga instansi pemerintah.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukannya, Bima menjelaskan bahwa harapan kinerja dan keadaan fasilitas secara signifikan mendorong adopsi Gen AI. Di sisi lain, kinerja usaha kurang berperan dan pengaruh sosial  memberikan pengaruh moderat. Analisis data menggunakan PLS-SEM menunjukkan bahwa 58,4 persen varians niat penggunaan dapat dijelaskan oleh keempat konstruk UTAUT tersebut.Lebih lanjut, Bima juga menyampaikan potensi besar penelitiannya dalam memberikan rekomendasi praktis dan aplikatif bagi para pemangku kepentingan, khususnya di sektor manufaktur dan jasa. Dirinya berharap hasil temuannya dapat menjadi dasar dalam merumuskan langkah strategis untuk mengoptimalkan kolaborasi antara manusia dan teknologi. “Rumusan strategis ini penting untuk menghadapi dinamika transformasi digital yang tak bisa dihindari,” tegasnya.Di balik pencapaian ini, Bima mengurai perjuangan panjang yang dilewatinya sebagai penulis pertama dalam publikasi tersebut. Bima mengakui bahwa proses penyusunan publikasi ilmiah ini penuh tantangan, baik secara teknis maupun akademis. Namun, berbagai kendala tersebut berhasil ia lewati berkat pendampingan intensif dari dua pembimbingnya, yaitu Wakil Rektor III ITS Imam Baihaqi ST MSc PhD dan dosen Manajemen Bisnis ITS Fadila Isnaini SM MT.Lewat pencapaiannya ini, putra tunggal dari Indrarian Polii SH MH dan Sri Wahyuning Illahi SE tersebut membuktikan bahwa ambisi, ketekunan, dan kemampuan dapat membawa kesuksesan. Ia menekankan bahwa yang terpenting bukanlah bentuk akhir dari tugas akhir, melainkan dampak nyata yang dihasilkan dari penelitian tersebut. “Bagi saya, bukan soal lulus dengan skripsi atau tidak, melainkan bagaimana hasilnya bisa memberi manfaat nyata bagi banyak orang,” ujar Bima.Pencapaian mahasiswa angkatan 2021 ini mencerminkan kontribusi besar mahasiswa dalam dunia riset tanah air. Selain itu, langkah ini merupakan wujud nyata dari  langkah konkret menuju Sustainable Development Goals (SDGs) poin empat yaitu pendidikan berkualitas serta poin sembilan tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

32 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.