Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenkop: Akurasi Data Penting untuk Pengentasan Kemiskinan

29 Kamis, 07 Agu 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Wamenkop: Akurasi Data Penting untuk Pengentasan Kemiskinan Wamenkop: Akurasi Data Penting untuk Pengentasan Kemiskinan Doc: istimewa
Ket. Ferry Juliantono Wakil Menteri Koperasi - Kita membutuhkan basis data desa yang benar-benar akurat untuk digunakan dalam mengambil keputusan.

Jakarta - Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono menegaskan bahwa keakuratan basis data di tingkat desa merupakan kunci utama keberhasilan program pengentasan kemiskinan.

“Kita membutuhkan basis data desa yang benar-benar akurat untuk digunakan dalam mengambil keputusan,” kata Wamenkop Ferry di Jakarta, Rabu (6/8).

Seperti dikutip dari Antara, sebagai salah satu fokus nasional untuk dituntaskan, Ferry mengatakan basis data menjadi vital bagi pemerintah untuk melaksanakan program-program prioritas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, peningkatan akses kesehatan dan pendidikan, hingga penciptaan lapangan kerja.

Saat ini, Ferry mengatakan terdapat salah satu aplikasi yang memungkinkan untuk memotret kondisi desa secara utuh mulai dari sisi potensi desa, demografi desa hingga profil masyarakat desa secara akurat.

Aplikasi tersebut berupa Data Desa Presisi (DPP) yang dikembangkan dengan sistem teknologi terintegrasi dengan kecerdasan buatan (AI).

Ia menilai, data yang dihasilkan dari aplikasi ini laik untuk dijadikan pertimbangan pemerintah khususnya Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) dalam merumuskan kebijakan terkait dengan pengentasan kemiskinan.

Ferry menambahkan, ke depannya Kemenkop siap memperkuat kerja sama dengan BP Taskin untuk meningkatkan akurasi pendataan dengan melibatkan berbagai pihak.

“Kita ingin punya semangat yang sama untuk membangun data yang presisi karena kita sama-sama ingin mengurangi kemiskinan bahkan bisa menghilangkan,” kata Wamenkop.

Wakil Kepala I BP Taskin Nanik S Deyang, berharap kolaborasi untuk memvalidasi data terutama data penduduk miskin di Indonesia dapat dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak terutama dari kalangan akademisi.

Di sisi lain, Guru Besar Sosiologi Pembangunan IPB sekaligus penggagas DDP Prof Sofyan Sjaf menjelaskan bahwa DDP hadir untuk membangun basis data yang akurat dan partisipatif dari bawah (bottom-up).

DDP menggabungkan pendekatan mikro spasial dengan dukungan teknologi drone, AI, dan enumerator dari kalangan pemuda desa.

Data yang dikumpulkan tidak hanya mencakup objek fisik seperti bangunan, tetapi juga subjek sosial seperti dinamika penduduk desa.

Hingga saat ini, DDP telah diterapkan di 16 provinsi, 38 kabupaten/kota, dan mencakup 1.239 desa. Semua proses dilakukan secara ilmiah, partisipatif, dan dikawal oleh akademisi untuk memastikan akurasi dan keberlanjutan data.

Rujukan Utama

Secara terpisah, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menekankan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi landasan utama dalam merancang strategi pengentasan kemiskinan nasional yang mesti dimiliki oleh pemerintah daerah, termasuk di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Percepatan Implementasi Program Pemerintah Pusat di Provinsi NTT yang digelar secara daring di Jakarta, Rabu.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk bekerja bersama menggunakan satu data yang sama, serta berbagi peran dalam mendampingi keluarga-keluarga yang membutuhkan hingga bisa mandiri dan sejahtera,” kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
Megapolitan
Jakarta Akan Menjadi Kompet...
Megapolitan
Tekanan Operasi Patuh Jaya ...
Megapolitan
Dana Bagi Hasil Menunggu Pe...
Advertisement
Balsa Borong Dua Gol untuk Kemenangan Persib Bandung 2-0 Atas Melbourne Victory

Balsa Borong Dua Gol untuk Kemenangan Persib Bandung 2-0 Atas Melbourne Victory

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.