Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tarif Baru AS Mengguncang Saham Produsen Chip Asia, TSMC dan Samsung Terdongkrak

📅 Kamis, 07 Agu 2025, 14:08 WIB | Oleh:

Arisa Liu, peneliti semikonduktor senior di Institut Penelitian Ekonomi Taiwan, mengatakan pengumuman tersebut "akan mempengaruhi arah strategis masa depan perusahaan semikonduktor global".

"Karena Amerika Serikat adalah pemain terbesar di dunia dalam AI dan komputasi berkinerja tinggi terkait, hal ini akan berdampak relatif lebih besar pada perusahaan yang terlibat dalam proses canggih," ujarnya.

Namun Samsung dan TSMC seharusnya memenuhi syarat untuk pengecualian, tambahnya.

Perusahaan yang terkait dengan Apple juga terbantu setelah raksasa AS itu mengatakan akan berinvestasi tembahan sebesau 100 miliar dollar di AS, sehingga total investasinya menjadi 600 miliar dollar selama empat tahun ke depan.

Saham Foxconn dan Pegatron keduanya naik di Taipei.

Pembicaraan Tarif

"Sampai taraf tertentu, hasil ini akan menjadi sesuatu yang melegakan," kata analis Morgan Stanley.

"Ya, tarif 100 persen memang tidak masuk akal, tetapi jika perusahaan diberi waktu untuk menerapkannya kembali, pajak yang sebenarnya justru akan menambah biaya produksi chip di Amerika Serikat."

Pernyataan Trump muncul beberapa jam sebelum tarif "timbal balik" yang luas mulai berlaku terhadap mitra dagangnya, dan setelah ia menggandakan pungutannya terhadap India menjadi 50 persen atas pembelian minyak Russia.

Tarif bea masuk 50 persen untuk barang-barang Brasil mulai berlaku pada hari Rabu, dengan pengecualian yang signifikan, setelah Trump menargetkan ekonomi terbesar Amerika Latin itu atas hukuman mantan presiden Brasil Jair Bolsonaro.

Para investor terus memantau pembicaraan antara Gedung Putih dan New Delhi, serta negara-negara lain, termasuk Swiss, yang minggu ini dilanda dampak sebesar 39 persen.

Pasar Asia melanjutkan kenaikannya baru-baru ini dan telah mendapatkan kembali sebagian besar kerugian minggu lalu yang dipicu oleh pengumuman tarif presiden dan data pekerjaan AS yang lemah.

Tokyo, Hong Kong, Shanghai, Singapura, Seoul, dan Wellington semuanya berada di zona hijau. Taipei memimpin berkat lonjakan TSMC.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

45 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.