Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wakil Ketua Komisi VII: Perluas Keterlibatan UMKM dalam Program MBG

📅 Rabu, 06 Agu 2025, 13:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wakil Ketua Komisi VII: Perluas Keterlibatan UMKM dalam Program MBG Doc: ANTARA
Ket. Wakil Ketua Komisi VII DPR Chusnunia Chalim memberikan peryataan saat Kunjungan Kerja Spesifik di Kampus Politeknik Teknologi Kimia Industri, Medan, Sumatera Utara, Senin (21/7/2025).

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia meminta pemerintah untuk memperluas keterlibatan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam implementasi program Makan Bergizi Gratis agar lebih sejalan dengan tujuan program tersebut.

"Salah satu tujuan mulia dari program MBG adalah untuk meningkatkan perekonomian para pelaku UMKM serta menumbuhkan lapangan kerja," kata Chusnunia dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (06/8).

Dia mengatakan berdasarkan data Kementerian UMKM, terdapat sekitar 2,9 juta pelaku usaha kuliner di Indonesia. Dari jumlah itu, 49 persen di antaranya adalah perempuan.

Selain itu, ada 30.900 UMKM jasa katering yang berpotensi terlibat dalam program MBG.

Namun, Chusnunia menerima berbagai keluhan soal kesulitan UMKM terkait permodalan, persoalan teknis, seperti penyediaan dapur khusus dengan ukuran tertentu, serta kurangnya akses informasi terkait proses lelang.

Menurut dia, minimnya keterlibatan para pelaku UMKM dalam program MBG dapat menghambat pertumbuhan ekonomi lokal dan mengurangi potensi pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Seharusnya bila kita serius ingin memberdayakan para pelaku UMKM maka harus didampingi agar mampu memenuhi ketentuan-ketentuan sebagai mitra program MBG," tuturnya.

Untuk mengatasi kendala tersebut, lanjut dia, pemerintah perlu menyederhanakan persyaratan legalitas dan teknis. Sementara terkait kendala permodalan, pemerintah dapat memberikan dukungan atau skema pembiayaan khusus untuk UMKM yang ingin berpartisipasi dalam program MBG.

Dia juga mengimbau para pelaku UMKM untuk terus berusaha mendorong kemitraan antara UMKM dan perusahaan besar yang menjadi penyedia dalam program MBG agar dapat turut serta dalam rantai pasok.

"Selain itu, para pelaku UMKM juga hendaknya bisa bersatu dan bekerja sama dalam bentuk kelompok atau gabungan UMKM untuk memperkuat investasi mikro sehingga bila terlibat dalam program MBG dapat lebih berkelanjutan," tambahnya.

Selain itu, Komisi VII DPR tengah mencermati kebijakan pemerintah melonggarkan impor food tray (nampan untuk makanan) yang dikhawatirkan berdampak pada industri dalam negeri.

"Jika memang bisa dipenuhi para pelaku industri dalam negeri, kan, tentunya tidak perlu mengimpor agar manfaat program MBG dapat dinikmati oleh para pelaku usaha nasional," ujar Chusnunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
Anak Fandi Ahmad Siap Mengobrak-abrik Pertahanan Skuad Garuda   

Anak Fandi Ahmad Siap Mengobrak-abrik Pertahanan Skuad Garuda  

06 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 6
Berpotensi Melemah, 6 Agustus 2026
📅 Kamis, 06-Agu-2026
# 6
Berpotensi Melemah, 6 Agustus 2026
📅 Kamis, 06-Agu-2026
Berpotensi Melemah, 6 Agustus 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.