Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Brasil Ajukan Keberatan atas Tarif AS di WTO

📅 Rabu, 06 Agu 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Brasil Ajukan Keberatan atas Tarif AS di WTO Doc: istimewa
Ket. Bendera Brasil

Brasilia - Pemerintah Brasil secara resmi mengumumkan pada Senin (4/8), akan mengajukan keberatan terhadap kebijakan tarif yang diberlakukan oleh Amerika Serikat (AS) di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Langkah ini diambil setelah AS menerapkan tarif impor baru yang dinilai merugikan sektor ekspor utama Brasil.

Langkah ini diambil setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif 50 persen untuk berbagai komoditas ekspor Brasil, termasuk kopi, daging sapi, dan petrokimia, yang akan mulai berlaku pada Rabu (6/8). Langkah ini memengaruhi sekitar 35 persen ekspor Brasil ke AS, meskipun produk-produk utama seperti produk energi dan mineral tertentu tidak termasuk.

Kamar Perdagangan Luar Negeri Brasil menyetujui sebuah proposal untuk memulai konsultasi formal dengan WTO, langkah pertama dalam proses penyelesaian sengketa. Dewan menteri dari kamar perdagangan tersebut menyampaikan keputusan itu kepada Presiden Luiz Inacio Lula da Silva, yang akan menentukan "bagaimana dan kapan" keberatan ini akan disampaikan kepada WTO.

Wakil Presiden Brasil Geraldo Alckmin mengatakan bahwa Brasil sedang berupaya mengurangi dampak tarif baru dan telah bertemu dengan para perwakilan agribisnis untuk mengoordinasikan strategi. Pemerintah juga akan melanjutkan pembicaraan dengan sektor-sektor yang terdampak.

Menteri Keuangan Brasil Fernando Haddad mengatakan bahwa Brasil tetap terbuka untuk berdialog, tetapi tidak akan menerima kemitraan yang tidak setara.

"Kami tidak akan berdialog dengan AS sebagai koloni atau satelit, kami adalah negara yang berdaulat," kata Haddad kepada BandNews dalam sebuah wawancara.

Dia menyebut kenaikan tarif tersebut berlebihan dan tidak masuk akal, tetapi mengatakan bahwa masih ada ruang untuk membangun agenda bilateral yang positif, terutama di bidang-bidang seperti mineral penting, teknologi, dan infrastruktur data.

"Brasil memiliki cadangan tanah jarang dan mineral penting yang berharga, sumber daya yang tidak dimiliki AS," katanya. "Kami bersedia bekerja sama dalam produksi baterai yang efisien dan teknologi strategis lainnya."


Untuk mengimbangi dampak ekonomi dari tarif ini, Haddad mengatakan bahwa pemerintah akan segera meluncurkan paket bantuan untuk bisnis domestik, termasuk dukungan kredit. Dia mengakui adanya potensi dampak fiskal, tetapi mengatakan bahwa hal itu akan ditangani dengan aturan anggaran yang ada.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.