Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tol Baru Dibuka Picu Risiko Overtourism, GIPI Ingatkan Yogya Siap-Siap Tercekik Wisatawan!

📅 Selasa, 05 Agu 2025, 18:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tol Baru Dibuka Picu Risiko Overtourism, GIPI Ingatkan Yogya Siap-Siap Tercekik Wisatawan! Doc: ANTARA FOTO/ Hendra Nurdiyansyah.
Ket. Foto udara sejumlah kendaraan antre di gerbang tol Prambanan, Jogonalan, Klaten, Jawa Tengah.

YOGYAKARTA – Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyoroti perlunya langkah antisipatif terhadap potensi overtourism seiring meningkatnya aksesibilitas menuju kawasan wisata, khususnya setelah dibukanya jalur tol Prambanan–Klaten.

Pembukaan infrastruktur tersebut diproyeksikan akan mendorong lonjakan jumlah kunjungan wisatawan ke DIY, yang meski berdampak positif terhadap sektor ekonomi, juga menimbulkan risiko terhadap daya dukung lingkungan, kapasitas infrastruktur lokal, serta kualitas pengalaman wisata.

"Karena kalau itu tidak ditata dengan baik, yang terjadi nanti akan jadi 'overtourism'," ujar Ketua GIPI DIY Bobby Ardyanto saat dihubungi di Yogyakarta, Selasa (5/8).

Menurut Bobby, fenomena overtourism atau lonjakan wisatawan melampaui kapasitas perlu diantisipasi bersama oleh pemerintah daerah dan pelaku pariwisata, terlebih jika tidak disertai dampak ekonomi yang signifikan.

Dia menyebut salah satu dampak yang patut diwaspadai adalah tingginya arus wisatawan tanpa diiringi pengeluaran atau belanja yang sepadan, sebagaimana pernah menjadi perhatian Bank Indonesia (BI).

"Apa yang dikeluhkan Bank Indonesia? Traffic-nya Yogya tinggi, tetapi 'spending'-nya rendah, itu juga akan terjadi. Karena mereka hanya menelusuri jalan, tapi tidak ada 'spending'," ucapnya.

Konektivitas tol, lanjut Bobby, memang membuka peluang kunjungan yang lebih besar, terutama dari daerah-daerah dalam radius enam jam perjalanan darat. Namun jika tidak ditopang penguatan daya tarik dan kualitas produk wisata, wisatawan memungkinkan sekadar menjadikan Yogyakarta sebagai tempat singgah.

"Kalau tidak ada daya tarik yang kuat, ya mereka tidak akan tinggal di sini, tetap cukup singgah saja. Ini yang harusnya dipahami oleh seluruh stakeholder, termasuk pemdanya," ujarnya.

Selain itu, Bobby juga menyoroti potensi wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta tetapi memilih menginap di kota lain seperti Solo, Jawa Tengah, yang memiliki tarif akomodasi lebih terjangkau.

"Sekarang dari Solo ke Yogyakarta 30 menit. Itu menjadi satu potensi risiko buat kita, berwisata ke Yogyakarta tetapi menginapnya ke Solo," katanya.

Untuk itu, menyusul telah dibukanya Tol Prambanan-Klaten, Bobby berharap strategi penataan kepariwisataan ke depan melibatkan kolaborasi semua pihak, termasuk antarwilayah.

Ia mengusulkan adanya sinergi antara DIY dan Jawa Tengah, mengingat keduanya merupakan kawasan penyangga Borobudur sebagai destinasi super prioritas.

"Perlunya sebenarnya bagaimana dua pemerintah daerah, baik Jawa Tengah dan Yogyakarta bertemu untuk menata potensi, sehingga yang terjadi saling melengkapi, saling menguatkan, bukan berkompetisi," tutur Bobby.

Mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis Juli 2025, jumlah kunjungan wisatawan nusantara ke DIY sejak Januari hingga Mei 2025 tercatat 2.958.929 orang, atau turun 130.926 dibanding periode sama tahun sebelumnya. Sementara wisatawan mancanegara mencapai 77.338 orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.