Pemkab Garut Telusuri Temuan Kasus Hepatitis A di Malangbong
📅 Selasa, 05 Agu 2025, 19:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat menurunkan tim medis untuk menelusuri temuan kasus penyakit hepatitis A yang menyerang masyarakat di Kecamatan Malangbong agar secepatnya bisa diatasi, sehingga tidak menyebar luas.
"Akan menelusuri sumber penyakit itu dari mana, seperti apa, dan risikonya seperti apa, serta nantinya apa yang kita bisa kerjakan secara bersama-sama," kata Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di Garut, Selasa (05/8).
Ia menuturkan Pemkab Garut dalam penanganan kasus penyakit tersebut sudah dibahas bersama dengan Camat Malangbong, kepala desa, maupun unsur forum komunikasi pimpinan kecamatan, dan seluruh unit puskesmas, kepala sekolah, dan guru.
Upaya itu, kata dia, sebagai langkah serius Pemkab Garut melakukan mitigasi dalam pencegahan kasus hepatitis A. Terlebih hasil uji percontohan terhadap beberapa siswa di SMA 9 Garut di Kecamatan Malangbong ditemukan kasus tersebut.
"Karena ini terjadi di lingkungan pendidikan, maka kami juga perlu adanya perhatian serius," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menyampaikan, tahap awal untuk menangani kasus penyakit tersebut seperti menjaga pola hidup sehat, kebersihan lingkungan, kemudian kebersihan diri dengan menyiapkan sabun tempat cuci tangan di tempat yang strategis.
Kasus pada sektor kesehatan tersebut, kata dia, harus segera diselesaikan dengan penanganan yang cepat dan tepat, namun juga tidak harus membuat panik secara berlebihan.
"Hal ini merupakan hal yang krusial, namun jangan sampai 'over thinking' berlebihan," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani, menambahkan, berdasarkan laporan dari aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) ditemukan adanya lonjakan kasus hepatitis A di Kecamatan Malangbong.
"Dalam aplikasi SKDR menerangkan hasil investigasi awal di RSU Malangbong pada bulan Mei 2025 diperoleh tiga kasus yaitu positif hepatitis A," katanya.
Ia menyampaikan, temuan kasus itu kemudian dilaporkan ke Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, lalu ke Kementerian Kesehatan yang selanjutnya pada 31 Juli 2025 secara bersama-sama melaksanakan penyelidikan epidemiologi ke SMA 9 Garut di Kecamatan Malangbong.
Selain sekolah, kata dia, penyelidikan juga dilakukan ke masyarakat yang memiliki riwayat sakit untuk menjalani pemeriksaan rapid diagnostic test (RDT) untuk hepatitis A.
Ia menjelaskan hepatitis A disebabkan oleh virus yang menyerang organ hati dan menular melalui jalur oral, virus tersebut dapat menyebar melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi tinja, dan kontak dekat dengan penderita.
Upaya Dinkes Garut untuk mencegah penyebaran kasus tersebut, kata dia, dengan mensosialisasikan pola hidup bersih dan sehat, pentingnya mencuci tangan pakai sabun dan mengedukasi pedagang untuk menjaga kesehatan makanannya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!