Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan Genjot Peternakan Lokal, Itik Alabio dan Kerbau Rawa Jadi Andalan

📅 Selasa, 07 Apr 2026, 11:07 WIB | Oleh:
Pemkab Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan Genjot Peternakan Lokal, Itik Alabio dan Kerbau Rawa Jadi Andalan Doc: Antara Foto
Ket. Seorang pembudidaya memberi makan itik Alabio.

Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan kini fokus pada revitalisasi itik alabio serta konservasi kerbau rawa berbasis potensi lokal secara terintegrasi di lahan rawa untuk menjaga populasi dan meningkatkan hasil bagi kesejahteraan masyarakat.

"Kami ingin sistem pertanian terintegrasi (sitani) benar-benar terwujud dan memberikan manfaat ekonomi nyata bagi seluruh warga HSU," kata Wakil Bupati HSU Hero Setiawan di Amuntai, Senin.

Hero mengatakan revitalisasi itik alabio dan konservasi kerbau rawa berfokus pada perlindungan plasma nutfah melalui penguatan kawasan konservasi perairan.

Salah satunya caranya melalui pemeliharaan kerbau rawa dan pengembangbiakan itik alabio secara terintegrasi di lahan rawa.

Hero menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Pertanian Terintegrasi di Kota Amuntai yang melibatkan akademisi Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Lambung Mangkurat (ULM), hingga peneliti internasional asal Wageningen University & Research Belanda Siep Missaar.

Dia menyatakan, kolaborasi ini strategis untuk mewujudkan visi HSU sebagai pusat agro-minapolitan unggul.

"Sinergi ini mempertegas arah pembangunan kita dalam mengembangkan sistem pertanian terintegrasi yang berkelanjutan bagi masyarakat," ujar Hero.

Sementara pendamping akademik dari Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian ULM Prof Ika Sumantri berperan memastikan penelitian standar internasional yang dilakukan Siep Missaar relevan dengan kondisi lokal.

Penelitian tersebut fokus mengkaji peran penting sektor peternakan dalam sistem pertanian terpadu di wilayah rawa.

"Hasil penelitian ini diharapkan mendorong implementasi inovasi pertanian di HSU yang mampu menopang logistik pangan di Kalimantan Selatan," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.