Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hindari Banjir, Jembatan Makasar Akan Ditinggikan Pemkot Jaktim

📅 Selasa, 05 Agu 2025, 19:08 WIB | Oleh:
 Hindari Banjir, Jembatan Makasar Akan Ditinggikan Pemkot Jaktim Doc: ANTARA/HO-Pemerintah Kota Jakarta Timur
Ket. Pemerintah Kota Jakarta Timur mengecek kondisi jembatan di Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.

JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) melalui Suku Dinas Bina Marga meninggikan dua jembatan di Kecamatan Makasar untuk mengantisipasi banjir.

"Ada pembangunan dua jembatan di wilayah Kecamatan Makasar, yakni di Jalan Perindustrian V, Kelurahan Makasar dan Sumur Jambu, Kelurahan Pinang Ranti. Jembatan ditinggikan untuk mitigasi banjir," kata Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur Benhard Hutajulu saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (5/8).

Benhard menyebut jembatan tersebut akan ditinggikan sekitar 70 cm sehingga dapat dilintasi meskipun terjadi genangan air.

"Waktu pelaksanaan ditargetkan 90 hari kerja, namun tentu kami akan menyesuaikan dengan kondisi lapangan," ujar Benhard.

Selain penyesuaian tinggi jembatan, Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur juga melakukan normalisasi saluran di Jalan Super Jauh untuk memperlancar aliran air sekaligus mencegah genangan, khususnya saat musim hujan.

Selama berlangsungnya proses pengerjaan, Suku Dinas SDA bersama Bina Marga mulai menyiapkan jalur alternatif mengingat jembatan tersebut merupakan satu-satunya penghubung bagi warga sekitar.

"Saat ini, kita sedang komunikasi intensif dengan warga yang lahannya akan digunakan sementara sebagai jalan alternatif selama pembangunan berlangsung," ucap Benhard.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Timur telah melakukan sosialisasi pembangunan dua jembatan di wilayah Kecamatan Makasar, yakni di Jalan Perindustrian V, Makasar dan Sumur Jambu, Pinang Ranti.

Sosialisasi dipimpin langsung oleh Sekretaris Kecamatan Makasar Ompu Muhamad Taufik di Aula Kantor Kecamatan Makasar, Kamis (31/7) lalu.

Pembangunan jembatan tersebut merupakan respons atas aspirasi warga yang disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2024 dan Reses Anggota Dewan.

Jembatan itu merupakan satu-satunya akses keluar masuk bagi warga di RW 04, RW 05, dan sebagian RW 07 Kelurahan Pinang Ranti, yang kerap terdampak banjir saat hujan deras. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

56 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.