Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hadapi Karhutla, Kotawaringin Timur Perkuat Sinergi

📅 Senin, 04 Agu 2025, 18:10 WIB | Oleh:
Hadapi Karhutla, Kotawaringin Timur Perkuat Sinergi Doc: ANTARA/HO-BPBD Kotim
Ket. Wakil Bupati Kotim Irawati mengecek armada dan peralatan pada apel siaga dan gladi kesiapsiagaan karhutla, Sampit, Senin (4/8).

SAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar apel siaga dan gladi kesiapsiagaan untuk memperkuat sinergi lintas sektoral dalam menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Semoga kegiatan ini semakin memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektoral dalam penanggulangan karhutla di Kotim, serta menjadi aksi nyata dalam upaya mengurangi risiko bencana,” kata Wakil Bupati Kotim Irawati di Sampit, Senin.

Apel siaga dihadiri oleh perwakilan Polres Kotim, Kodim 1015/Sampit, DPRD, Kejari, BMKG Kotim, Manggala Agni, dan lainnya.

Irawati menjelaskan Kotim pernah mengalami dampak berat dari karhutla ini pada 2015, 2019 dan 2023, termasuk kerugian material, rusaknya lahan produktif dan gambut, meningkatnya kasus Ispa, serta terganggunya kehidupan masyarakat.

“Oleh karena itu, agar bencana karhutla tidak terulang, penting untuk terus siaga dan mengantisipasi sejak dini,” ujarnya.

Irawati mengemukakan data BMKG menunjukkan hingga 31 Juli 2025, terdapat 130 hotspot (titik api) dan 19,63 hektare lahan terbakar di Kotim.

Seiring penetapan status siaga darurat karhutla di Kotim selama 90 hari, yakni 1 Agustus - 29 Oktober 2025, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), TNI/Polri, BPBD, Manggala Agni, dunia usaha dan masyarakat diminta mengerahkan seluruh sumber daya untuk pencegahan dan penanganan karhutla.

Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam menyebut selain apel siaga, pihaknya juga akan menggelar simulasi karhutla dan pemadaman guna menumbuhkan respons cepat dari personel gabungan terhadap kejadian di lapangan.

“Untuk simulasi kami jadwalkan ulang, karena hari ini situasinya tidak memungkinkan, karena baru turun hujan, sedangkan untuk simulasi butuh lahan kering, dan nanti kami upayakan melibatkan lebih banyak sukarelawan,” ujarnya.

Apel siaga diikuti dengan pengecekan kesiapan personel, armada dan peralatan. Untuk BPBD Kotim, ia menyebut persiapan sudah diupayakan semaksimal mungkin, walau ada satu armada yang rusak, sekarang sedang diperbaiki dengan harapan bisa digunakan kembali untuk operasi lapangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.